Pada sore hari tanggal 14 Juli, di halaman Facebook-nya dengan tanda centang biru, merek teh susu Vietnam Chagee memposting artikel baru setelah 4 bulan tidak ada beritanya.
Artikel tersebut menyatakan bahwa merek ini akan secara resmi membuka toko di 59 Nguyen Duc Canh, Tan Hung Ward, Kota Ho Chi Minh.
"Mulailah perjalanan baru dan nikmati secangkir teh harum di toko resmi Chagee Vietnam: 59 Nguyen Duc Canh, Tan Hung, Kota Ho Chi Minh. Bersama-sama, kami senantiasa menjalankan misi Chagee, dan ingin menghadirkan pengalaman teh yang lengkap lebih dekat kepada pelanggan Vietnam." Artikel asli oleh Chagee Vietnam.
Meski dikunci di kolom komentar, artikel tersebut tetap mendapat lebih dari 3,4 ribu tayangan penuh kemarahan dari netizen.
Di beberapa situs web, pengguna Vietnam mulai berbagi tentang kembalinya Chagee Vietnam, disertai tagar boikot.
Sebelumnya, pada pertengahan Maret 2025, media sosial menyebarkan foto-foto merek teh susu Chagee (Tiongkok) yang akan membuka toko pertamanya di Vietnam. Toko ini terletak di lokasi prima di Kota Ho Chi Minh, di persimpangan Dong Khoi - Nguyen Thiep (Distrik Saigon).
Chagee adalah merek teh susu yang dianggap para ahli F&B sebagai saingan Starbucks karena terus membuka gerai di sebelahnya di lokasi-lokasi mahal. Namun, Chagee saat ini sedang diboikot keras oleh netizen Vietnam.
Langkah ini berawal dari sebuah unggahan pada 7 April di laman Facebook resmi Chagee Vietnam. Unggahan tersebut menyertakan tautan untuk mengakses aplikasi tersebut, yang menampilkan gambar "garis lidah sapi" ilegal Tiongkok.
Posting asli: "Vietnam, siapkah Anda mengikuti tantangan bersama Chagee? Bergabunglah dalam permainan mencari kata dan menebak nama sekarang. Temukan dan masukkan nama produk teh Chagee sesuai abjad untuk kesempatan memenangkan secangkir teh susu daun utuh segar Chagee. Unduh aplikasi Chagee dan bergabunglah di sini..."
Chagee Vietnam melampirkan tautan aplikasi bagi pengguna jaringan untuk mengakses, mengunduh, dan menerima program promosi.
Namun, setelah mengakses tautan tersebut, netizen geram ketika gambar "garis lidah sapi" ilegal tersebut ditampilkan di depan umum. Gambar ini segera diunggah oleh netizen, diunggah di platform media sosial, dan menyerukan pemboikotan.
Postingan di halaman Facebook Chagee Vietnam juga menuai kemarahan netizen. Ribuan komentar telah ditinggalkan yang menuntut agar merek tersebut meninggalkan pasar Vietnam. Banyak orang bahkan meminta pihak berwenang untuk turun tangan.
Di tengah kecaman publik, pada malam tanggal 14 Maret, Chagee Vietnam diam-diam menghapus aplikasi tersebut dari Google Play Store dan App Store. Tautan yang sebelumnya diiklankan oleh Chagee Vietnam saat ini tidak dapat diakses. Menjelang malam tanggal 17 Maret, Chagee diam-diam menghapus papan nama toko yang belum dibuka di Distrik Saigon.
Sumber: https://baolangson.vn/tra-sua-chagee-lai-thong-bao-mo-cua-hang-tai-tp-hcm-sau-lum-xum-duong-luoi-bo-5053231.html
Komentar (0)