Viettel High Tech Corporation secara resmi meluncurkan pengalaman augmented reality (AR) pertama yang terhubung dengan dunia nyata pada 22 Agustus, di Museum Revolusi Vietnam dan ruang pameran "Pendidikan untuk masyarakat luas - Mencerahkan masa depan".
Ini adalah pertama kalinya teknologi AR yang menerapkan komputasi spasial telah diterapkan di situs bersejarah penting, membuka cara berkunjung yang benar-benar baru yang secara harmonis menggabungkan nilai-nilai tradisional dan teknologi modern.
Seluruh lantai dua Museum Revolusi Vietnam telah didigitalisasi dengan presisi tinggi, menciptakan platform untuk menampilkan konten digital yang hidup langsung di lokasi aslinya: model 3D yang merekonstruksi konteks, karakter, dan artefak; film dokumenter; rambu dan instruksi interaktif; dan penjelasan otomatis untuk setiap topik. Dengan teknologi pemosisian visual visi komputer (Visual Positioning System - VPS) yang dikembangkan oleh Viettel High Tech, pengunjung hanya perlu mengangkat ponsel untuk menjelajahi model 3D yang merekonstruksi sejarah, video dokumenter, rambu, instruksi, efek ilustrasi, dan penjelasan otomatis yang ditampilkan secara presisi di setiap lokasi aslinya, memberikan kesan bahwa sejarah sedang terulang kembali tepat di depan mata mereka.

Di ruang pameran tematik, teknologi AR membantu menciptakan kembali suasana semarak "perang diam-diam" melawan buta huruf, membawa pengunjung dari rumah-rumah komunal dan pagoda tahun 1945 ke ruang kelas khusus di ladang dan tepi sungai. Ruang ini menjadi "jendela" yang membuka kedalaman sejarah, membantu pengunjung mendekati kisah dan artefak berharga dengan cara yang intuitif, hidup, dan personal.
Pengalaman ini menawarkan tur "satu kampus, beberapa lapis, tanpa pemandu" yang memungkinkan pengunjung untuk bebas menjelajahi, berinteraksi, dan menerima informasi dengan cara yang hidup dan intuitif tanpa melewatkan detail penting apa pun. Hal ini dianggap sebagai salah satu tren baru dalam pariwisata cerdas, terutama yang menarik bagi kaum muda dan wisatawan internasional.



Berkat kemampuan mengklasifikasikan dan menemukan konten digital secara tepat, sistem Viettel High Tech memungkinkan pengorganisasian berbagai topik atau pameran secara bersamaan di tempat yang sama, memenuhi berbagai kebutuhan pengunjung dan memastikan pengalaman yang dipersonalisasi untuk setiap kelompok atau individu.
Sebelumnya, solusi ini telah diperkenalkan di Situs Peninggalan Istana Kepresidenan dengan luas lebih dari 40.000 m2 yang didigitalisasi dengan data ruang virtual yang sangat akurat.
Penerapan teknologi komputasi spasial Viettel High Tech pada situs dan monumen nasional khusus tidak hanya menghadirkan pengalaman wisata yang inovatif, tetapi juga berkontribusi dalam melestarikan, menghormati, dan menyebarkan nilai-nilai sejarah melalui bahasa teknologi digital. Ini merupakan langkah maju yang penting, membuka prospek bagi aplikasi AR dalam budaya, pendidikan, pariwisata, dan konservasi warisan.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/trai-nghiem-cong-nghe-ar-gan-voi-the-gioi-thuc-tai-bao-tang-cach-mang-viet-nam-post1057426.vnp
Komentar (0)