Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengumumkan pada tanggal 31 Agustus bahwa Tiongkok akan menyelenggarakan Forum Sabuk dan Jalan untuk Kerja Sama Internasional (BRI) ke-3 di Beijing Oktober mendatang untuk menandai peringatan 10 tahun Prakarsa tersebut.
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan para pemimpin negara menghadiri Forum Sabuk dan Jalan ke-2 di Beijing, April 2019. (Sumber: THX). |
Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI) adalah strategi pembangunan infrastruktur global yang diluncurkan oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping satu dekade lalu untuk menghubungkan Asia dengan Afrika dan Eropa melalui jalur darat dan laut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin mengatakan peringatan 10 tahun BRI juga merupakan "platform penting bagi semua pihak untuk membahas dan meningkatkan kerja sama Sabuk dan Jalan yang berkualitas tinggi."
Bapak Uong Van Ban menekankan: "Pihak Tiongkok sedang berkomunikasi dengan semua pihak mengenai persiapan forum tersebut dan akan merilis informasi yang relevan pada waktu yang tepat."
Sebelumnya, media Rusia melaporkan bahwa Presiden Vladimir Putin berencana mengunjungi China, bertepatan dengan Forum BRI.
Dalam kunjungannya ke Kazakhstan pada September 2013, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengumumkan rencana besar yang awalnya bernama "Sabuk Ekonomi Jalur Sutra". Sebulan kemudian, dalam kunjungannya ke Indonesia dan menghadiri KTT Kerja Sama Ekonomi Asia- Pasifik (APEC) ke-21 di Bali, pemimpin Tiongkok tersebut melanjutkan pengumuman "Jalur Sutra Maritim Abad ke-21", yang secara resmi mengumumkan rencana besar Satu Sabuk, Satu Jalan (OBOR) kepada dunia. OBOR kemudian berganti nama menjadi Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI).
BRI adalah kompleks megaproyek yang mencakup jaringan jalan raya, rel kereta api, pipa minyak dan gas, sistem pelabuhan, kabel serat optik, jaringan telekomunikasi, dll., yang menghubungkan Tiongkok dengan seluruh dunia melalui lebih dari 65 negara dan wilayah. BRI mencakup dua rute utama: "Sabuk Ekonomi Jalur Sutra" di darat dan "Jalur Sutra Maritim Abad ke-21".
Pemerintah Tiongkok telah berulang kali menegaskan bahwa BRI adalah inisiatif perdagangan yang bertujuan untuk menghubungkan perekonomian, mendorong kerja sama antarnegara dan kawasan, tidak hanya di bidang ekonomi tetapi juga budaya dan sosial, serta memberikan manfaat bagi semua. Sejauh ini, pemerintah Tiongkok telah menginvestasikan ratusan miliar dolar AS di BRI dengan berbagai proyek di berbagai negara.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)