Pada akhir pekan, nilai tukar sentral Bank Negara ditutup setelah Bank Negara menaikkan nilai tukar sentral sebesar 25 VND menjadi 25.298 VND/USD. Dengan demikian, dengan margin +-5%, nilai tukar dasar yang diizinkan untuk diperdagangkan oleh bank umum adalah 24.033 VND/USD, dan nilai tukar tertinggi: 26.563 VND/USD. Nilai tukar acuan di Departemen Cadangan Devisa Bank Negara: 24.084 VND/USD (beli) - 26.512 VND/USD (jual).

Secara keseluruhan untuk minggu ini, nilai tukar sentral meningkat dalam sesi 4/5, dengan peningkatan sebesar 49 VND dibandingkan akhir minggu lalu.
Untuk bank umum, di Bank Umum Saham Gabungan untuk Perdagangan Luar Negeri Vietnam (Vietcombank), minggu lalu, USD meningkat sebesar 70 VND baik pada harga beli maupun harga jual, menjadi 26.130 VND/USD (beli) - 26.520 VND/USD (jual); Bank Umum Saham Gabungan untuk Investasi dan Pembangunan Vietnam ( BIDV ) meningkatkan harga USD sebesar 129 VND pada harga beli dan 111 VND pada harga jual, menjadi 26.220 VND/USD (beli) - 26.562 VND/USD (jual).
"Pasar gelap" juga mencatat peningkatan sebesar 75 VND pada kedua arah pembelian dan penjualan, diperdagangkan pada akhir minggu pada 26.510 VND/USD (beli) - 26.580 VND/USD (jual).
Para ahli memperkirakan bahwa USD kemungkinan akan terus menguat karena tingginya permintaan USD oleh para pelaku bisnis untuk membayar bahan baku impor mulai saat ini hingga akhir tahun. Namun, para ahli juga memperkirakan bahwa peningkatan remitansi di akhir tahun akan menciptakan lebih banyak pasokan valuta asing di pasar, sehingga mengurangi tekanan nilai tukar terhadap pasar valuta asing.
Di pasar internasional, Indeks USD (DXY), ukuran kekuatan USD dibandingkan dengan mata uang utama lainnya dalam keranjang mata uang, meningkat menjadi 98,65 poin. Menurut para ahli keuangan, ekspektasi investor bahwa Federal Reserve AS (The Fed) akan memangkas suku bunga pada bulan September turut mendorong kenaikan nilai USD, tetapi kenaikan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba karena masih ada kekhawatiran mengenai inflasi.
Berbeda dengan USD, mata uang asing lainnya seperti EUR dan Poundsterling Inggris (GBP) justru melemah. Vietcombank mencatat EUR pada harga 29.762 VND/EUR (beli) - 31.331 VND/EUR (jual), turun 138 VND ke arah beli dan turun 145,9 VND ke arah jual. Sementara itu, GBP melemah 272 VND (beli) - turun 283,6 VND (jual), dan tercatat: 34.421 VND/GBP (beli) - 35.882 VND/GBP (jual).
Untuk pasar terbuka, minggu lalu, di kanal KPR, terdapat penawaran senilai 103.444,6 miliar VND yang menang dengan jangka waktu sebagai berikut: 7 hari, 14 hari, 28 hari, dan 91 hari, dengan suku bunga 4%; hingga 100.552,53 miliar VND jatuh tempo di kanal KPR. Bank Negara belum menawarkan surat utang Bank Negara untuk dilelang.
Secara umum, Bank Negara menyuntikkan sedikit dana bersih sebesar VND 2.892,07 miliar melalui jalur pasar terbuka. Selain itu, terdapat pula VND 198.934,05 miliar yang beredar melalui jalur KPR, sehingga tidak ada lagi surat utang Bank Negara yang beredar di pasar.
Terkait suku bunga antarbank, pekan lalu terjadi pergerakan yang beragam di antara berbagai suku bunga. Khususnya, suku bunga overnight berfluktuasi cukup kuat, dimulai pekan ini di level 4,49%, kemudian turun menjadi 3,78% pada 20 Agustus, sebelum kembali menguat ke 4,47% pada 21 Agustus, sedikit menurun 0,02% dibandingkan pekan sebelumnya. Suku bunga 1 minggu turun tipis 0,03% menjadi 4,66%; suku bunga 2 minggu mengalami tekanan penurunan paling dalam, turun 0,12% menjadi 4,99%.
Sebaliknya, suku bunga jangka panjang cenderung meningkat. Suku bunga berjangka 1 bulan meningkat sebesar 0,60 poin persentase menjadi 5,25%. Sementara itu, suku bunga berjangka 3 bulan sedikit berfluktuasi, turun sebesar 0,07 poin persentase menjadi 5,42%.
Sumber: https://hanoimoi.vn/tuan-qua-dong-usd-tang-manh-trong-khi-eur-gbp-lai-quay-dau-giam-713713.html
Komentar (0)