"Seiring bertambahnya usia, kita harus mengetahui batasan kita, tidak mengejar keuntungan, tidak membebani diri sendiri secara berlebihan, melakukan lebih sedikit tetapi secara konsisten, dan melakukannya untuk kesenangan," itulah filosofi hidup Bapak Phan Huu Nghia.
Pada kenyataannya, banyak anak muda terinspirasi oleh citra kerja keras kakek-nenek dan orang tua mereka yang tak kenal lelah. Melihat para tetua mereka masih bekerja dengan tekun dan menjalani hidup dengan positif, generasi muda semakin menghargai nilai kerja keras, ketekunan, dan kemauan untuk sukses. Di banyak keluarga, kakek-nenek adalah "guru yang tak banyak bicara," mengajarkan anak-anak dan cucu-cucu mereka pelajaran tentang menabung, mencintai pekerjaan, dan menjalani hidup sederhana namun bertanggung jawab.
Untuk memungkinkan pergerakan tersebut menjadi lebih dalam.
Menurut statistik dari Asosiasi Lansia Provinsi Ca Mau, provinsi tersebut saat ini memiliki sekitar 240.000 anggota lansia, di mana lebih dari 11.000 di antaranya telah dianugerahi gelar "Pekerja Ekonomi Teladan" di berbagai tingkatan, menciptakan lapangan kerja bagi hampir 30.000 pekerja lokal.
Selama bertahun-tahun, berbagai tingkatan dalam asosiasi ini telah secara proaktif memberikan saran kepada komite dan otoritas Partai mengenai kepedulian terhadap kehidupan materi dan spiritual para lansia; pada saat yang sama, mereka telah menyelenggarakan banyak gerakan teladan praktis seperti " Lansia - Teladan Cemerlang ", "Para Lansia Berpartisipasi dalam Perlindungan Lingkungan", dan "Para Lansia Bergandengan Tangan dalam Membangun Daerah Pedesaan Baru".
Bapak Pham Anh Tuan, Ketua Asosiasi Lansia Provinsi Ca Mau , menegaskan: "Kami percaya bahwa agar gerakan ini kuat, ia harus bergantung pada kekuatan rakyat, pada para anggotanya sendiri. Setiap lansia adalah panutan, dan setiap cabang adalah inti dari persatuan."
"Menjadi panutan di usia tua" bukanlah sesuatu yang mustahil, tetapi dimulai dengan tindakan-tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Di banyak daerah di seluruh provinsi, Asosiasi Lansia telah mengembangkan dan mereplikasi banyak model yang efektif. Contoh utamanya adalah Klub "Kakek-Nenek Teladan, Orang Tua - Anak yang Berbakti", yang menarik puluhan ribu anggota lansia. Model-model ini tidak hanya membantu para lansia menjaga kesehatan dan hidup bahagia serta sehat, tetapi juga menciptakan lingkungan untuk interaksi dan koneksi, berkontribusi pada pencegahan kejahatan sosial dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban di tingkat akar rumput.
“ Banyak warga lanjut usia di provinsi Ca Mau masih aktif berpartisipasi dalam memberikan ide kepada Partai dan pemerintah, terlibat dalam kritik sosial, dan menawarkan saran untuk daerah setempat. Dengan kejujuran, dedikasi, dan tanggung jawab mereka, pendapat para lansia selalu didengarkan dan dihargai oleh komite Partai dan pemerintah,” ujar Bapak Pham Anh Tuan .
Selain mempromosikan peran teladan, perawatan lansia merupakan prioritas bagi provinsi Ca Mau. Kebijakan dan peraturan untuk lansia diterapkan dengan cepat; pemeriksaan medis, pengobatan, dan perawatan kesehatan primer ditekankan; dan perayaan ulang tahun serta acara ucapan selamat diselenggarakan dengan khidmat dan hangat.
Gerakan lansia di provinsi Ca Mau telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan keseluruhan wilayah tersebut. Mulai dari tindakan kecil seperti menjaga kebersihan lingkungan, mendidik anak dan cucu , dan menengahi konflik, hingga tugas yang lebih besar seperti berpartisipasi dalam pembangunan daerah pedesaan baru dan menjaga keamanan dan ketertiban, para lansia secara konsisten menunjukkan peran dan tanggung jawab mereka.
Berlandaskan tradisi " menghormati dan menghargai para lansia ," di masa mendatang, berbagai asosiasi di semua tingkatan akan terus berinovasi dalam kegiatan mereka, meniru model-model yang baik, dan menciptakan kondisi agar para lansia dapat terus menyumbangkan kearifan dan pengalaman mereka kepada masyarakat.
Van Dum
Sumber: https://baocamau.vn/tuoi-gia-guong-sang-a126673.html






Komentar (0)