• Melestarikan esensi pedesaan dan mengangkat kekhasan lokal.
  • Melestarikan "jiwa pedesaan"
  • Sapu dari serat kelapa - mata pencaharian berkelanjutan dari jiwa pedesaan.

Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, Bapak Tran Vu Truong dan Ibu Vo Thi Nha, pasangan dari dusun Tan Nghia, komune Nguyen Viet Khai, telah memilih profesi yang sangat unik: mengumpulkan kenangan tentang desa mereka dan menciptakannya kembali melalui model miniatur yang membangkitkan emosi.

Setiap bulan, Bapak dan Ibu Tran Vu Truong memproduksi antara 5 hingga 10 model, dan menjualnya terutama melalui media sosial.

Sketsa pertama di atas kertas dan lembaran Fomex kasar – awal dari perjalanan untuk menghidupkan kembali kenangan.

Dari bahan-bahan yang tampaknya dibuang dan sederhana seperti lembaran plastik Fomex, kaleng bir, kotak mi instan, atau batang kayu kecil, melalui tangan-tangan teliti dan pikiran kreatif para seniman, pemandangan pedesaan tiba-tiba muncul dengan cara yang realistis. Ini termasuk atap-atap kuno yang ditutupi lumut, ladang garam putih yang masih alami, anak-anak bermain di jembatan monyet, pasar tepi sungai, atau sudut halaman yang tenang…

Pak Truong dengan teliti dan cermat memperhatikan setiap langkah dalam membangun kerangka dan atap untuk menciptakan representasi rumah tradisional yang paling otentik dan kokoh.

Setiap sapuan kuas dibuat dengan cermat oleh Ibu Vo Thi Nha untuk menanamkan pada model tersebut nuansa melankolis waktu dan semangat hangat dari tanah tersebut.