Perdana Menteri Anthony Albanese berbicara pada konferensi pers di Singapura pada tanggal 2 Juni.
Reuters melaporkan pada malam 2 Juni bahwa Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan negaranya mendukung upaya Presiden AS Joe Biden untuk menjalin dialog dengan China.
Pemimpin tersebut mengemukakan konten tersebut saat berbicara pada pembukaan Dialog Shangri-La di Singapura, salah satu forum keamanan terpenting di kawasan Asia -Pasifik yang diselenggarakan oleh Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS, berkantor pusat di Inggris) dari tanggal 2-4 Juni.
Perdana Menteri Albanese mengatakan transformasi ekonomi China telah menguntungkan seluruh kawasan Asia- Pasifik dan ia akan menempatkan dialog di inti hubungannya dengan Beijing.
Ketegangan AS-Tiongkok diperkirakan mendominasi konferensi keamanan Asia Dialog Shangri-La
Lebih lanjut, pemimpin tersebut mengatakan bahwa kemampuan pertahanan Australia bukan untuk persiapan perang, melainkan untuk pencegahan. Ia menegaskan bahwa hubungan dengan AS terikat oleh nilai-nilai bersama dan kepentingan strategis.
Menurut informasi dari Pentagon, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin sempat berbincang singkat dengan mitranya dari Tiongkok, Li Shangfu, di sela-sela Dialog Shangri-La pada 2 Juni. Oleh karena itu, kedua menteri berjabat tangan, tetapi "tidak melakukan percakapan yang substantif".
Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan bahwa China telah menolak usulan AS untuk mengadakan pertemuan antara menteri pertahanan kedua negara di sela-sela forum keamanan.
Pada pagi hari tanggal 2 Juni, Penjabat Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, yang menggantikan Perdana Menteri Lee Hsien Loong yang sedang pulih dari Covid-19, menerima Tuan Lee Thuong Phuc.
Menurut The Straits Times , Tn. Wong dan Tn. Lee menegaskan kembali hubungan pertahanan bilateral yang telah lama terjalin antara Singapura dan Tiongkok, dan menyambut baik kemajuan dalam kerja sama pertahanan di bawah kerangka kerja Enhanced Defense Exchange and Security Cooperation (ADESC) yang ditandatangani pada Oktober 2019.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen (kanan)
Pada pagi hari tanggal 2 Juni, Menteri Austin bertemu dengan Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen. Menteri Ng mengucapkan terima kasih kepada Amerika Serikat atas dukungan jangka panjangnya dalam pelatihan Angkatan Bersenjata Singapura di Amerika Serikat, termasuk penempatan unit pelatihan Angkatan Udara Republik Singapura (RSAF).
Menteri Austin menghargai dukungan konsisten Singapura terhadap kehadiran militer AS di kawasan tersebut, termasuk penempatan bergilir.
Kedua menteri berharap dapat memperkuat kerja sama bilateral, khususnya melalui akuisisi dan pengoperasian F-35B oleh RSAF. Mereka membahas perkembangan geopolitik di Asia-Pasifik dan sepakat tentang pentingnya keterlibatan AS yang berkelanjutan di kawasan tersebut.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)