Berbicara pada konferensi Oftalmologi 2025, yang diselenggarakan bersama oleh Rumah Sakit Mata Pusat dan Rumah Sakit Mata Kota Ho Chi Minh pada tanggal 9 Agustus di Hanoi, Prof. Dr. Tran Van Thuan, Wakil Menteri Kesehatan, mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, sektor kesehatan telah menghadapi banyak tantangan, mulai dari pandemi, kelebihan beban, hambatan dalam investasi dan pengadaan...
Namun, rumah sakit mata masih bertekad untuk meningkatkan, mempertahankan kualitas profesional, dan terus berinovasi.

Prof. Dr. Tran Van Thuan, Wakil Menteri Kesehatan (Foto: NH).
Vietnam diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia sebagai negara yang telah memberantas trachoma; setiap tahun, ratusan ribu pasien diperiksa dan dirawat dengan teknik modern: phaco, vitrektomi, transplantasi kornea, perawatan laser untuk kesalahan refraksi, manajemen retina diabetes, perawatan mata pediatrik...
Menurut Wakil Menteri Kesehatan, sekaranglah saatnya menjadi pelopor transformasi digital, menerapkan kecerdasan buatan, membangun jaringan spesialis spesialis, dan menyebarkan model perawatan mata yang efektif ke daerah-daerah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan.
Oleh karena itu, pimpinan Kementerian Kesehatan mengusulkan agar kedua rumah sakit terkemuka tersebut tetap memegang peran utama dalam sistem oftalmologi nasional, secara proaktif memberikan nasihat kepada Kementerian Kesehatan dalam pencegahan kebutaan, memutakhirkan protokol, melengkapi daftar teknis, dan mengembangkan pedoman profesi, terutama dalam konteks penuaan populasi dan meningkatnya penyakit tidak menular.
Pada saat yang sama, rumah sakit perlu mempromosikan transformasi digital secara substansial dan komprehensif, dari rekam medis elektronik, data khusus, hingga mengintegrasikan AI dalam diagnosis pencitraan, stratifikasi risiko, dan personalisasi perawatan...
Profesor Madya, Dr. Pham Ngoc Dong, Direktur Rumah Sakit Mata Pusat, mengatakan bahwa konferensi Oftalmologi 2025 merupakan forum ilmiah bergengsi untuk berbagi kemajuan oftalmologi terkini, aplikasi teknologi dalam oftalmologi, pengalaman perawatan, manajemen rumah sakit, dan menemukan solusi optimal dalam perawatan dan perlindungan mata, yang berkontribusi pada pencapaian tujuan Visi Vietnam pada tahun 2030.

Profesor Madya, Dr. Pham Ngoc Dong, Direktur Rumah Sakit Mata Pusat (Foto: NH).
Menurut Direktur Rumah Sakit Mata Pusat, dengan keikutsertaan, pameran dan pengenalan produk dari lebih dari 30 perusahaan farmasi dan alat kesehatan mata serta distributornya, para dokter berkesempatan untuk mengakses teknologi, mesin, dan obat-obatan terbaik yang paling mutakhir untuk dapat memeriksa, mendiagnosis dan merawat pasien.
"Setelah bertahun-tahun kesulitan akibat kekurangan obat-obatan dan perlengkapan medis, kini para dokter mata semakin bahagia karena tidak hanya memiliki persediaan yang cukup, tetapi juga memiliki obat-obatan terbaik, mesin tercanggih, dan perlengkapan medis tercanggih untuk melayani pasien," tegas Associate Professor Dong.

Profesor Madya, Dr. Pham Ngoc Dong melakukan operasi refraktif pada seorang pasien di Rumah Sakit Mata Pusat (Foto: NH).
Saat ini, peralatan oftalmologi semakin modern, memberikan layanan terbaik kepada pasien. Namun, Profesor Madya Dong menekankan konsultasi dan penilaian komprehensif sebelum meresepkan operasi refraktif.
Seperti halnya sistem mesin baru rumah sakit, sistem ini dapat menangani kesalahan refraksi kompleks, miopia hingga -10,00 Diopter, astigmatisme hingga -5,00 Diopter, dan hiperopia hingga +6,00 Diopter.
"Namun, metode ini hanya cocok untuk pasien dengan kornea tipis atau yang tidak memenuhi syarat untuk operasi dengan metode lain. Pasien juga harus berusia 18 tahun ke atas, memiliki penglihatan stabil setidaknya selama 6-12 bulan; memiliki ketebalan kornea yang sesuai; tidak memiliki penyakit mata seperti keratoconus, infeksi, jaringan parut kornea, mata kering parah, penyakit retina parah, dll.," ujar Associate Professor Dong.
Sumber: https://dantri.com.vn/suc-khoe/ung-dung-cong-nghe-hien-dai-ai-trong-chan-doan-dieu-tri-benh-mat-20250809191635125.htm
Komentar (0)