Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Grafiti di Menara Bendera Hue

Báo Thanh niênBáo Thanh niên17/05/2023

[iklan_1]

Baru-baru ini, banyak penduduk lokal dan wisatawan yang berjalan di jalan setapak Thuong Thanh (Kota Kekaisaran Hue ) merasa kesal ketika menemukan banyak coretan grafiti di Hue Ky Dai (tiang bendera kota kekaisaran). Gambar-gambar "jelek" tersebut telah sangat merusak citra peninggalan kuno tersebut.

Du khách 'buồn lòng' vì chi chít vết vẽ bậy tại Kỳ Đài Huế - Ảnh 1.

Banyak grafiti di dinding Menara Bendera Hue

Sebagian besar gambar-gambar ini tingginya 1,5 meter atau lebih (jarak dari tanah), dan berada dalam jangkauan orang dewasa. Reporter Thanh Nien merekam gambar-gambar ini pada 17 Mei.

Du khách 'buồn lòng' vì chi chít vết vẽ bậy tại Kỳ Đài Huế - Ảnh 2.

Gambar memiliki tinggi 1,5m atau lebih.

Grafiti di tepi benteng Ky Dai

Menyaksikan grafiti ini, banyak wisatawan mengungkapkan rasa geram mereka. "Saya merasa sedih karena grafiti tersebut telah merusak keindahan relik ini. Saya berharap orang-orang yang lewat di sini hanya berkunjung dan menikmati pemandangannya saja, dan tidak boleh membuat grafiti atau mengedit apa pun pada relik ini," ujar Nguyen Van Thuong (seorang wisatawan dari Thai Binh ).

Du khách 'buồn lòng' vì chi chít vết vẽ bậy tại Kỳ Đài Huế - Ảnh 4.

Tuan Nguyen Van Thuong (turis asal Thai Binh) kesal saat menyaksikan monumen itu dicoret-coret dengan grafiti.

Senada dengan itu, Ibu Vo Tuong Vy (seorang turis asal Phu Yen ) juga geram dan mengatakan, "Tindakan menggambar grafiti pada peninggalan bersejarah ini sangat menyinggung. Tempat-tempat ini selalu diminati wisatawan untuk dikunjungi, jadi kita harus bertindak, lebih waspada, dan lebih beradab untuk melindungi peninggalan tersebut."

Seorang petugas keamanan Kota Kekaisaran Hue yang hadir di Menara Bendera mengatakan bahwa grafiti kebanyakan terjadi pada malam hari, namun jumlah pasukan keamanannya kecil sehingga sangat sulit untuk diatur. Saat ini, pasukan keamanan memasang rambu larangan, mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk tidak menggambar grafiti atau duduk di dinding.

Du khách 'buồn lòng' vì chi chít vết vẽ bậy tại Kỳ Đài Huế - Ảnh 5.

Staf Pusat Konservasi Monumen Hue memasang tanda-tanda yang melarang grafiti dan duduk di monumen.

Du khách 'buồn lòng' vì chi chít vết vẽ bậy tại Kỳ Đài Huế - Ảnh 6.

Beberapa pekerjaan yang baru dipasang mengalami kerusakan.

Du khách 'buồn lòng' vì chi chít vết vẽ bậy tại Kỳ Đài Huế - Ảnh 7.

Banyak orang yang mengukir nama mereka di monumen tersebut.

Du khách 'buồn lòng' vì chi chít vết vẽ bậy tại Kỳ Đài Huế - Ảnh 8.

Ada juga grafiti di menara pengawas.

Du khách 'buồn lòng' vì chi chít vết vẽ bậy tại Kỳ Đài Huế - Ảnh 9.

Beberapa kantong sampah ditinggalkan di dinding.

Du khách 'buồn lòng' vì chi chít vết vẽ bậy tại Kỳ Đài Huế - Ảnh 10.

Menara Bendera Hue terletak di rute jalan kaki Benteng Atas yang indah. Rute ini dibuka gratis oleh Pusat Konservasi Monumen Hue awal tahun ini, menarik banyak penduduk lokal dan wisatawan.

Du khách 'buồn lòng' vì chi chít vết vẽ bậy tại Kỳ Đài Huế - Ảnh 11.

Rute jalan kaki unik ini menghubungkan dari muara Nam Xuong (di dalam gerbang Nhon, juga dikenal sebagai gerbang Ngan) ke muara Nam Thang (di dalam gerbang Quang Duc, juga dikenal sebagai gerbang Sap), memberikan pengunjung pengalaman menarik saat mengagumi seluruh benteng kuno dan jalan-jalan puitis Hue.

Menghadapi situasi di atas, Pusat Konservasi Monumen Hue telah menutup sementara area Benteng Atas untuk kunjungan malam hari mulai pukul 19.00 setiap hari. Bersamaan dengan itu, Pusat Konservasi Monumen Hue telah menginstruksikan penanganan beberapa area bergrafiti di benteng, dan pemulihan keindahan Benteng Atas sesegera mungkin.


[iklan_2]
Tautan sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk