Demikian data yang disampaikan Badan Pusat Statistik ( Kementerian Keuangan ) pada acara jumpa pers pengumuman statistik sosial ekonomi triwulan II-2025 dan 6 bulan pertama tahun 2025 yang digelar pagi ini, 5 Juli.
Dengan demikian, omzet ekspor barang pada Juni 2025 mencapai 39,49 miliar dolar AS, turun 0,3% dibandingkan bulan sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sektor ekonomi domestik mencapai 8,64 miliar dolar AS, naik 0,4%; sektor penanaman modal asing (termasuk minyak mentah) mencapai 30,85 miliar dolar AS, turun 0,4%. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, omzet ekspor barang pada Juni meningkat sebesar 16,3%, yang mana sektor ekonomi domestik turun 5,7%, dan sektor penanaman modal asing (termasuk minyak mentah) meningkat 24,4%.
Konferensi pers untuk mengumumkan statistik sosial ekonomi untuk kuartal kedua tahun 2025 dan 6 bulan pertama tahun 2025
Pada kuartal kedua tahun 2025, omzet ekspor mencapai 116,93 miliar USD, naik 18,0% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan naik 13,6% dibandingkan kuartal pertama tahun 2025.
Dalam 6 bulan pertama, total omzet ekspor barang mencapai 219,83 miliar dolar AS, naik 14,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah tersebut, sektor ekonomi domestik mencapai 58,28 miliar dolar AS, naik 9,4%, menyumbang 26,5% dari total omzet ekspor; sektor penanaman modal asing (termasuk minyak mentah) mencapai 161,55 miliar dolar AS, naik 16,4%, menyumbang 73,5%.
Dalam 6 bulan, terdapat 28 item dengan omzet ekspor di atas 1 miliar USD, atau setara dengan 91,7% dari total omzet ekspor (terdapat 9 item dengan omzet ekspor di atas 5 miliar USD, atau setara dengan 72,3%).
Mengenai struktur barang ekspor dalam 6 bulan terakhir, kelompok barang industri olahan mencapai 194,28 miliar USD, menyumbang 88,4%; kelompok produk pertanian dan kehutanan mencapai 19,12 miliar USD, menyumbang 8,7%; kelompok produk perairan mencapai 5,11 miliar USD, menyumbang 2,3%; kelompok bahan bakar dan produk mineral mencapai 1,32 miliar USD, menyumbang 0,6%.
Nilai impor barang pada Juni 2025 mencapai 36,66 miliar dolar AS, turun 6,1% dibandingkan bulan sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sektor ekonomi domestik mencapai 10,79 miliar dolar AS, turun 0,7%; sektor penanaman modal asing mencapai 25,87 miliar dolar AS, turun 8,2%. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, nilai impor barang pada Juni meningkat sebesar 20,2%, di mana sektor ekonomi domestik turun sebesar 2,0%; sektor penanaman modal asing meningkat sebesar 32,7%.
Pada kuartal kedua tahun 2025, omzet impor mencapai 112,52 miliar USD, naik 18,8% dibanding periode yang sama tahun lalu dan naik 12,9% dibanding kuartal pertama tahun 2025.
Dalam 6 bulan pertama, total omzet impor barang mencapai 212,2 miliar USD, naik 17,9% dibanding periode yang sama tahun lalu, yang mana sektor ekonomi domestik mencapai 72,82 miliar USD, naik 10,4%; sektor investasi asing mencapai 139,38 miliar USD, naik 22,3%.
Dalam 6 bulan terakhir, terdapat 33 barang impor dengan nilai lebih dari 1 miliar USD, atau sekitar 89,0% dari total omzet impor (terdapat 6 barang impor dengan nilai lebih dari 5 miliar USD, atau sekitar 56,8%).
Terkait struktur impor barang dalam 6 bulan terakhir, kelompok bahan baku produksi mencapai 198,92 miliar dolar AS, atau 93,7%, dengan kontribusi sebesar 51,2% berasal dari kelompok mesin, peralatan, perkakas, dan suku cadang; 42,5% berasal dari kelompok bahan baku, bahan bakar, dan material; dan 6,3% berasal dari kelompok barang konsumsi.
Terkait pasar impor dan ekspor barang dalam 6 bulan pertama tahun 2025, Amerika Serikat merupakan pasar ekspor terbesar Vietnam dengan omzet sebesar 70,91 miliar dolar AS. Tiongkok merupakan pasar impor terbesar Vietnam dengan omzet sebesar 84,7 miliar dolar AS. Dalam 6 bulan terakhir, surplus perdagangan dengan Amerika Serikat mencapai 62,0 miliar dolar AS, naik 29,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu; surplus perdagangan dengan Uni Eropa mencapai 19,0 miliar dolar AS, naik 11,6%; surplus perdagangan dengan Jepang mencapai 1,2 miliar dolar AS, naik 69,1%; defisit perdagangan dengan Tiongkok mencapai 55,6 miliar dolar AS, naik 42,2%; defisit perdagangan dengan Korea Selatan mencapai 14,6 miliar dolar AS, naik 0,1%; defisit perdagangan dengan ASEAN mencapai 7,5 miliar dolar AS, naik 67,4%.
Berdasarkan data awal, neraca perdagangan barang pada bulan Juni mencatat surplus perdagangan sebesar 2,83 miliar dolar AS. Dalam 6 bulan pertama tahun 2025, neraca perdagangan barang mencatat surplus perdagangan sebesar 7,63 miliar dolar AS (periode yang sama tahun lalu mencatat surplus perdagangan sebesar 12,15 miliar dolar AS). Dari jumlah tersebut, sektor ekonomi domestik mencatat defisit perdagangan sebesar 14,54 miliar dolar AS; sektor penanaman modal asing (termasuk minyak mentah) mencatat surplus perdagangan sebesar 22,17 miliar dolar AS.
Cam Tu/VOV.VN
Sumber: https://vov.vn/kinh-te/viet-nam-xuat-sieu-763-ty-usd-trong-nua-dau-nam-2025-post1212511.vov
Komentar (0)