Bagi Hai Truong - seorang magister kebijakan publik dari Sekolah Kebijakan Publik dan Manajemen Fulbright - semangat belajar sepanjang hayat dan tidak takut mengambil risiko adalah prinsip panduannya.
Penuh energi, penuh warna
Itulah kesan banyak orang tentang Vu Hai Truong - Manajer Program Vietnam di University of Arizona (AS), Direktur Peacework di Vietnam. Ia adalah seorang akademisi dari berbagai program bergengsi seperti United People Global Sustainability Leadership, YSEALI Professional Fellows Program, dan penerima penghargaan pertama dari British Council - beasiswa IELTS Prize 2022 - gelar Magister Ilmu Data, Liverpool John Moores University (Inggris). Ia juga sangat berbakat sebagai pembawa acara yang menawan di berbagai acara bincang-bincang dan memiliki suara yang merdu.
Vu Hai Truong (kanan sampul) aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang mempromosikan pengembangan pemuda di dalam dan luar negeri (Foto disediakan oleh karakter)
Sekolah ini juga berpartisipasi dalam kegiatan sosial di bidang teknologi pertanian , kesehatan reproduksi, pencegahan kekerasan, dan perlindungan lingkungan. Khususnya, proyek "Youth Talk Deep" bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental dan membekali keterampilan yang bermanfaat bagi kaum muda penerima beasiswa Community Change-Maker dari Universitas Fulbright Vietnam.
Jangan batasi dirimu sendiri
Truong adalah siswa yang berprestasi di bidang sastra saat SMP, tetapi juga pandai fisika di SMA. Setelah itu, ia memilih jurusan teknik kimia di Universitas Teknologi Kota Ho Chi Minh. Bahasa Inggris merupakan alat penting yang membawanya ke banyak peluang berharga. Menurutnya, belajar adalah hal yang alami, bukan sekadar perjalanan dengan tujuan atau puncak.
Ada masa ketika ia membeli buku sejarah, geografi, sastra... dari kelas 6 hingga 12 untuk dibaca dan semakin menghargai pengetahuan itu ketika ia menyadari banyak hal yang telah ia lupakan. Truong berkata: "Saya tidak merasa bersalah karena melupakan apa yang saya pelajari di masa lalu, tetapi saya bangga karena sekarang tidak ada yang memaksa saya, tidak ada kerangka kerja, tetapi saya tetap senang membeli buku untuk dibaca, menghargainya seolah-olah saya menerima hadiah. Kebebasan memilih membantu saya belajar dengan bahagia dan belajar dengan bahagia tentu saja mengarah pada menjadi orang yang bebas."
Seorang guru yang telah meninggal menunjukkan kepada Truong bahwa: Anda tidak harus menjadi yang terbaik untuk bisa mengajar seseorang. Ia mengajar bahasa Inggris, ada kaset yang tidak ia pahami, kosakata yang tidak ia ingat, ia bersedia mendengarkan lagi, duduk dan mencari arti kata-kata bersama murid-muridnya... Setelah belajar musim panas dengannya, dari tingkat bahasa Inggris yang rata-rata, ia naik ke peringkat tertinggi di kelas dan terus maju.
Sekolah ini percaya: "Mengajar dan belajar adalah proses persahabatan—saling mendukung antara guru dan siswa. Terkadang kerja keras adalah satu-satunya rahasia. Tekanan terbesar adalah disiplin diri. Setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda, tidak selalu sama dengan kebanyakan orang, dan dapat berubah sesuai konteks dan waktu. Bagi saya pribadi, hubungan antara pengetahuan dan kenyataan adalah cara belajar yang paling efektif."
Sumber: https://nld.com.vn/giao-duc-khoa-hoc/vu-hai-truong-hoc-trong-hanh-phuc-20221029202913251.htm
Komentar (0)