Mengangkat kisah-kisah tentang ketangguhan para pejuang kemerdekaan, tentang para pahlawan dan martir yang gugur demi kemerdekaan, video musik "Fly up to Vietnam" dirilis untuk penonton bertepatan dengan peringatan 80 tahun Revolusi Agustus dan Hari Nasional, 2 September. Video musik ini merupakan kolaborasi antara musisi Duong Truong Giang, Tram Tran, dan Be Singer Arts Center.
"Soaring Vietnam" menghadirkan kisah-kisah tentang contoh-contoh ketangguhan dalam membela negara, tentang para pahlawan dan martir yang berkorban demi kemerdekaan nasional.
Penyanyi Dinh Huong Lan, seorang dosen di Hanoi College of Arts dan juga manajer proyek, mengungkapkan bahwa MV tersebut bukan sekadar produk musikal , tetapi lebih dari itu, anak-anak dididik tentang rasa syukur, patriotisme, dan kebanggaan nasional, untuk membantu mereka lebih memahami tradisi sejarah.
Melalui liriknya, anak-anak dapat memvisualisasikan dan belajar lebih banyak tentang masa-masa ketika para leluhur kita berjuang membela negara, tentang pengorbanan untuk merebut kembali kemerdekaan, dan tentang perjalanan gigih membangun negara. Patriotisme selalu ada di hati setiap orang dan dapat diungkapkan dengan berbagai cara.
Penyanyi Dinh Lan Huong dan anak-anak dari Be Singer Arts Center
"Seluruh kru, mulai dari guru, orang tua, hingga anak-anak, telah mencurahkan hati dan upaya mereka untuk menciptakan karya yang bermakna—sebagai penghormatan, sebuah cara untuk menyampaikan kebanggaan nasional. Kami berharap "Flying Up Vietnam" dapat menyebarkan semangat patriotisme kepada masyarakat, terutama generasi muda—buah-buah muda yang akan mengikuti jejak leluhur mereka untuk melestarikan dan membangun negara," ungkap penyanyi Dinh Huong Lan.
Musisi Tram Tran mengatakan dia selalu merasa bersyukur atas pengorbanan besar para leluhurnya sehingga saat ini kita dapat hidup di Vietnam yang damai dan merdeka.
Penyanyi Dinh Lan Huong dan musisi Duong Truong Giang
"Ketika musisi Duong Truong Giang memberi saya kesempatan untuk ikut menggubah sebuah karya untuk anak-anak pada Hari Nasional, 2 September, saya merasa sangat gembira dan terhormat," ungkap musisi Tram Tran.
Diiringi musik pop, "Fly Up to Vietnam" dibawakan dengan orkestra simfoni, menciptakan nuansa megah dan kuat.
Anak-anak bernyanyi dengan bangga dan penuh rasa syukur kepada generasi sebelumnya dengan semangat yang polos dan murni.
Pembukaan lagu ini adalah bagian string, drum simfoni, dan band brass yang menggambarkan ruang heroik rakyat Vietnam, kemudian menjadi lebih mendalam dengan piano sebagai latar belakang suara santai yang menceritakan kisah tersebut. Menjelang akhir lagu, orkestra semakin sering bergabung, membuat ruang lagu dipenuhi dengan kebanggaan "Bermimpilah dan terbanglah ke Vietnam".
50 anak berbakat musik di Be Singer Arts Center berpartisipasi dalam MV
Video musiknya disutradarai oleh Leo Kay dan sutradara visual Khanh Trang. Kisah dalam video musik ini dipahami sebagai sebuah perjalanan yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan, melalui perspektif anak-anak yang murni dan polos.
Video musik ini mempertemukan 50 anak berbakat musik yang sedang dibina di Be Singer Arts Center. Mereka bernyanyi dengan bangga dan penuh rasa syukur kepada ayah dan orang tua mereka dengan jiwa yang polos dan murni, dan tanpa sengaja bertemu dengan para veteran saat mengunjungi museum. Ketulusan dan ketulusan inilah yang membuat gambar-gambar dalam video musik ini semakin menyentuh.
Sumber: https://nld.com.vn/vut-bay-len-viet-nam-truyen-cam-hung-yeu-nuoc-cho-tuoi-tre-196250811110718953.htm
Komentar (0)