Informasi tersebut dirilis berdasarkan pengajuan di pengadilan California pada tanggal 4 April 2023 dalam gugatan terhadap Jack Dorsey, pendiri dan mantan CEO perusahaan aktivis Laura Loomer.
Elon Musk dilaporkan membuka "perusahaan tiga Delaware, dengan varian bernama X Holdings, ketika ia pertama kali menawarkan untuk membeli Twitter tahun lalu." Twitter kemudian dibubarkan setelah merger dengan X Corp.
Elon Musk baru saja menggabungkan Twitter dan perusahaannya X Corp.
Penggabungan ini tidak diumumkan dan tidak akan berdampak langsung pada aplikasi atau layanan.
Pada 10 April, Elon Musk meminta seseorang mengecat ulang huruf "w" pada papan nama Twitter di kantor pusat San Francisco, mengubah nama perusahaan menjadi "Titter." Langkah ini menunjukkan bahwa miliarder Afrika Selatan tersebut siap melakukan hal "gila" berikutnya dalam mengelola jejaring sosial tersebut.
Ia juga ingin X serupa dengan WeChat milik Tiongkok, yang dapat digunakan untuk berbagai hal, mulai dari pembayaran, pemesanan acara, hingga pengiriman pesan. Namun, kesesuaian aplikasi super tersebut dengan ekosistem bisnis Musk, yang mencakup produsen mobil listrik Tesla dan perusahaan antariksa SpaceX, masih dipertanyakan.
Miliarder tersebut juga merupakan pemilik nama domain “X.com,” nama perusahaan pembayaran daring yang ia dirikan sebelum bergabung dengan PayPal.
Sejak mengakuisisi Twitter, aplikasi ini terus berfungsi sebagai platform media sosial. Platform ini memiliki logo burung biru.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)