Israel mengisyaratkan kesepakatan gencatan senjata baru. Mesir juga mendapat tekanan dari Tel Aviv untuk menerima pengungsi Gaza.
Situasi di Jalur Gaza sedang mengalami perkembangan yang tak terduga, terutama terkait gencatan senjata, pembebasan sandera, dan pemukiman kembali pengungsi. (Sumber: Xinhua) |
Israel baru-baru ini membahas proposal tersebut dengan Mesir sebagai perantara, dengan Tel Aviv menuntut agar Hamas mengembalikan tentara wanita, orang tua, dan yang terluka.
Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan tahanan yang sakit dan lanjut usia, bahkan mereka yang dihukum karena melukai warga Israel.
Dalam perkembangan lain, pada 6 Desember, Mesir menyatakan keprihatinannya atas berkumpulnya warga Palestina di Jalur Gaza di perbatasan negara tersebut, mengingat AS dan Israel ingin memukimkan kembali warga Palestina di wilayah Mesir. Oleh karena itu, Kairo menolak niat tersebut dan menganggapnya sebagai pelanggaran hukum internasional.
Lebih jauh lagi, Mesir mengancam akan menarik diri dari perjanjian damai 1979 dengan Israel jika Kairo dipaksa menerima warga Palestina di wilayah Mesir.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)