Vietnamese Family Home adalah acara realitas TV yang familiar bagi banyak penonton, didedikasikan untuk keluarga-keluarga yang berada dalam situasi sulit. Dalam episode terbaru yang direkam di Kota Bac Giang , Vietnamese Family Home mendampingi 6 anak yang berada dalam situasi sulit, tetapi selalu penuh tekad untuk mengatasi kesulitan hidup.
Dalam episode ini, MC Duong Hong Phuc dan MC Thanh Thao akan menjadi pembawa acara, dengan partisipasi para tamu seperti: aktor Truong Minh Cuong, pemain sepak bola Nguyen Quang Hai, penyanyi Bao Tram Idol, aktris Le Bong, penyanyi Jaykii, aktris Thu Quynh, penyanyi Do Hoang Hiep, aktris Luong Thu Trang.
Ketika informasi tentang karakter-karakter dalam episode ini terungkap, banyak penonton di studio terharu. Bahkan para tamu pun terharu dan tak kuasa menahan haru ketika menyaksikan dan mendengarkan kisah-kisah anak-anak, seperti kepergian ibu mereka, kepergian ayah mereka, hingga kesehatan mental mereka yang tak stabil. Banyak orang tak henti-hentinya menitikkan air mata menyaksikan kesulitan dan penderitaan yang harus dihadapi anak-anak.
Salah satu momen paling menyentuh dan berkesan dalam episode Vietnamese Family Home ini adalah kisah seorang anak yang tinggal di distrik Chi Lang, provinsi Lang Son . Ia masih muda, usia sekolah, tetapi hidupnya penuh dengan kesulitan. Ibunya meninggalkannya saat ia baru berusia 18 bulan, ayahnya memiliki penyakit mental, dan ia tumbuh dalam pelukan kakek-neneknya yang sudah tua. Meskipun situasi keluarganya sulit, ia selalu menjadi siswa yang baik, bersepeda sejauh 5 km melewati gunung ke sekolah setiap hari dengan sepeda tua. Selama waktu libur sekolahnya, ia mengikuti kakek-neneknya ke ladang dan menyadap karet untuk menabung demi mengejar cita-citanya menjadi polisi. Ia hanya ingin memiliki komputer kecil agar ia dapat belajar lebih giat, agar tidak meninggalkan cita-citanya di tengah gunung.
Kisah yang tampak sederhana itu membuat seisi studio hening karena haru. Banyak penonton dan artis tamu tak kuasa menahan tangis melihat keteguhan dan ketangguhan kedua anak tersebut ketika mereka kehilangan kasih sayang seorang ibu setiap hari. Saat itulah, perwakilan YADEA Vietnam—merek kendaraan listrik pintar—memutuskan untuk melakukan tindakan nyata: menghadiahkan sebuah sepeda motor listrik baru kepada keluarga tersebut. Tak hanya hadiah materi, sepeda motor listrik ini juga membawa pesan kasih sayang, harapan, dan semangat dari YADEA, layaknya pendamping yang akan membantu perjalanan kedua saudari ini ke sekolah menjadi lebih mudah, aman, dan mudah.
Lebih dari sekadar alat transportasi, hadiah ini melambangkan keyakinan akan kekuatan pendidikan dan kepedulian yang tulus terhadap mereka yang kurang beruntung. Hal ini juga merupakan nilai inti yang senantiasa dijunjung tinggi oleh YADEA Vietnam sepanjang perjalanan perkembangannya di pasar Vietnam: tidak hanya menciptakan produk modern berkualitas, tetapi juga menyebarkan tanggung jawab sosial, mendampingi kaum muda di jalan menimba ilmu, memupuk mimpi, dan membangun masa depan yang cerah.
YADEA Vietnam tidak hanya menjadi perusahaan kendaraan listrik dengan penjualan global terdepan selama 8 tahun berturut-turut, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan komunitas. Segera setelah Topan Yagi melanda Vietnam dan menimbulkan banyak dampak serius, YADEA Vietnam segera meluncurkan kampanye untuk membantu masyarakat di daerah terdampak banjir, dengan menyumbangkan ratusan juta VND kepada Komite Front Tanah Air Vietnam di Provinsi Bac Giang, tempat YADEA berinvestasi dalam pembangunan pabrik kedua. Perusahaan ini juga mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan bagi konsumen dengan meluncurkan model kendaraan yang dilengkapi berbagai kemudahan modern. Selain itu, terdapat serangkaian program insentif menarik untuk mendorong pengguna, terutama kaum muda, beralih ke kendaraan ramah lingkungan guna membantu mengurangi polusi udara.
YADEA Vietnam terus mempromosikan minuman beralkohol ini melalui penampilannya di Vietnamese Family Home, sebuah acara realitas TV yang sarat makna dengan konten yang manusiawi, yang ditujukan untuk masyarakat yang kurang beruntung. Merek kendaraan listrik pintar ini ingin berkontribusi untuk mengubah nasib anak-anak yang berada dalam situasi sulit.
Setelah 3 tahun siaran, "Vietnamese Family Home" telah menjangkau setiap rumah di berbagai daerah, daerah terpencil, dan daerah etnis minoritas di seluruh negeri untuk menyelenggarakan program ini. Berkat pengaruh program ini, kisah-kisah tentang keluarga-keluarga yang sulit telah tersebar, dan banyak donatur dengan antusias mendukung untuk membantu meringankan beban ekonomi dan memastikan anak-anak dapat bersekolah. Selain itu, Hoa Sen Group juga mendukung perbaikan dan pembangunan rumah baru, menyediakan perawatan komprehensif bagi anak-anak dalam program ini. Tak hanya itu, dukungan para seniman yang berpartisipasi dalam program ini juga menjadi sumber motivasi yang luar biasa bagi anak-anak.
Sumber: https://baoquocte.vn/yadea-viet-nam-tiep-suc-den-truong-cho-tre-em-kho-khan-qua-chuong-trinh-mai-am-gia-dinh-viet-318915.html
Komentar (0)