1. Ketua Komite Rakyat Komune diberikan buku merah pertama.
Berdasarkan Pasal 5 Keputusan tersebut, Ketua Komite Rakyat Komune secara resmi berwenang menandatangani dan menerbitkan sertifikat hak guna tanah kepada individu dalam negeri, warga negara Vietnam di luar negeri yang merupakan warga negara Vietnam, dan masyarakat pemukiman.
Selain itu, Komite Rakyat di tingkat komune juga berwenang untuk melakukan banyak tugas lain seperti menyetujui rencana kompensasi, dukungan dan pemukiman kembali; memutuskan harga tanah tertentu; dan memutuskan harga jual perumahan pemukiman kembali di wilayah tersebut.
2. Waktu prosedur dipersingkat
Waktu pendaftaran tanah tahap awal dipersingkat dari 20 hari menjadi maksimal 17 hari kerja. Sementara itu, waktu penerbitan sertifikat tahap awal tetap sama, maksimal 3 hari kerja.
Untuk prosedur pendaftaran perubahan tanah, waktu pemrosesan berkisar antara 1-20 hari kerja tergantung pada setiap kasus:
- Pengalihan, hibah, pewarisan, penyertaan modal hak guna tanah: paling lama 8 hari kerja
- Perubahan informasi pengguna tanah atau alamat bidang tanah: tidak lebih dari 4 hari kerja
- Koreksi buku merah yang diterbitkan: tidak lebih dari 8 hari kerja
- Perubahan tujuan penggunaan lahan: tidak lebih dari 7 hari kerja
3. Anda dapat memilih tempat untuk mengajukan aplikasi Anda dalam provinsi yang sama.
Berdasarkan Pasal 18 Peraturan Pemerintah tersebut, masyarakat dapat memilih untuk mengajukan permohonan pendaftaran tanah di unit mana saja dalam wilayah provinsi atau kota yang sama, tidak lagi hanya mengajukan permohonan di tempat di mana tanah itu berada seperti sebelumnya.
Peraturan ini berlaku untuk berkas pendaftaran tanah permulaan dan berkas pendaftaran perubahan tanah serta aset yang melekat pada tanah, membantu masyarakat agar lebih fleksibel dalam melaksanakan prosedur.
4. Tidak perlu konfirmasi lahan sesuai untuk perencanaan
Dalam melaksanakan prosedur pemberian buku merah, Panitia Rakyat tingkat komune tidak perlu melakukan konfirmasi terpisah mengenai kepatuhan terhadap perencanaan, tidak adanya sengketa, dan tata guna lahan yang stabil seperti sebelumnya.
Hal ini akan membantu mempersingkat waktu pemrosesan dan mengurangi prosedur administratif, sehingga menciptakan kemudahan maksimal bagi masyarakat saat melaksanakan prosedur terkait pertanahan.
Perubahan-perubahan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, mengurangi waktu tunggu, dan memudahkan masyarakat dalam melaksanakan prosedur pertanahan.
Sumber: https://baonghean.vn/4-quy-dinh-moi-ve-lam-so-do-tu-1-7-nguoi-dan-can-biet-10301482.html
Komentar (0)