Rokok mengandung sekitar 7.000 zat berbahaya, lebih dari 60 di antaranya berpotensi karsinogenik. Beberapa bukti penelitian menunjukkan bahwa perokok pasif juga meningkatkan risiko terkena kanker kandung kemih, menurut situs web kesehatan Inggris , Medical News Today .
Merokok meningkatkan risiko kanker kandung kemih.
Selain merokok, faktor lain yang meningkatkan risiko kanker kandung kemih meliputi usia lanjut, sering terpapar bahan kimia berbahaya, radiasi, infeksi saluran kemih berulang, sistitis kronis, riwayat kanker, atau riwayat keluarga kanker kandung kemih.
Perokok harus mewaspadai tanda-tanda peringatan kanker kandung kemih berikut ini:
Terdapat darah dalam urine.
Ini adalah salah satu tanda peringatan kanker kandung kemih. Darah akan menyebabkan urine berubah warna menjadi merah muda, merah, atau cokelat. Dalam beberapa kasus, gumpalan darah mungkin muncul di urine, biasanya gumpalan yang sangat kecil yang hanya dapat dideteksi melalui pemeriksaan medis.
Ubahlah kebiasaan buang air kecil Anda.
Kanker kandung kemih dapat menyebabkan kelainan pada kebiasaan buang air kecil, seperti peningkatan frekuensi buang air kecil, rasa ingin buang air kecil yang mendesak, atau nyeri saat buang air kecil. Gejala-gejala ini juga merupakan gejala umum infeksi saluran kemih. Oleh karena itu, pasien dapat dengan mudah salah didiagnosis. Untuk menentukan penyebab pasti penyakit ini, pemeriksaan di rumah sakit sangat diperlukan.
Nyeri di daerah panggul, perut, dan punggung.
Nyeri yang terus-menerus dan tidak nyaman di area panggul, perut bagian bawah, atau punggung dapat menjadi tanda kanker kandung kemih. Perokok harus menemui dokter jika mengalami nyeri berkepanjangan tanpa penyebab yang jelas, atau jika telah mencoba berbagai obat dan pengobatan tanpa hasil.
Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
Penurunan berat badan merupakan tanda peringatan kanker kandung kemih ketika pasien kehilangan lebih dari 5% dari total berat badannya dalam sebulan. Namun, penurunan berat badan ini tidak dapat dijelaskan, artinya pasien tidak sedang diet, berolahraga, atau menggunakan metode penurunan berat badan lainnya. Ini juga merupakan gejala penting bukan hanya untuk kanker kandung kemih tetapi juga untuk banyak jenis kanker lainnya, menurut Medical News Today.
Sumber: https://thanhnien.vn/4-trieu-chung-canh-bao-ung-thu-doi-voi-nguoi-hut-thuoc-18524052718245922.htm










Komentar (0)