Hadir dalam acara tersebut para pimpinan departemen, cabang dan sektor, perwakilan panitia keselamatan lalu lintas di 65 titik persimpangan kelurahan dan desa di wilayah tersebut.
Kawan Duong Cong Vi, Direktur Departemen Konstruksi Provinsi, berbicara di konferensi tersebut.
Menurut laporan konferensi tersebut, sejak awal tahun, provinsi ini telah mengalami 248 kecelakaan lalu lintas, yang mengakibatkan 55 orang meninggal dunia dan 237 orang luka-luka. Dibandingkan periode yang sama tahun 2024, jumlah kecelakaan menurun sebanyak 57 kasus (turun 18,7%), 6 kematian (turun 9,8%), dan 39 luka-luka (turun 14,1%). Tidak ada kecelakaan lalu lintas yang tergolong serius di provinsi ini.
Pihak berwenang telah secara proaktif mengembangkan dan menerapkan rencana khusus, meningkatkan inspeksi, dan menangani pelanggaran kadar alkohol dan narkoba oleh pengemudi. Bersamaan dengan itu, pihak berwenang telah berkoordinasi erat dalam menerapkan rencana pengalihan dan pengaturan lalu lintas untuk memastikan ketertiban dan keselamatan lalu lintas. Dengan demikian, lebih dari 14.000 pelanggaran telah terdeteksi dan ditangani.
Di samping itu, pengelolaan dan pemeliharaan prasarana lalu lintas, penanganan titik rawan kemacetan dan titik rawan kecelakaan lalu lintas tetap menjadi fokus satuan.
Pimpinan Departemen Kepolisian Lalu Lintas, Departemen Kepolisian Provinsi memberikan rekomendasi dan usulan.
Dalam konferensi tersebut, para delegasi mengklarifikasi keterbatasan dan kesulitan dalam memastikan keselamatan lalu lintas. Bersamaan dengan itu, mereka mengusulkan berbagai solusi untuk memastikan ketertiban dan keselamatan lalu lintas, seperti: memperkuat patroli, menindak tegas pelanggaran; berfokus pada sosialisasi peraturan keselamatan lalu lintas kepada masyarakat, terutama di wilayah pedesaan; menerapkan manajemen dan mencegah pelanggaran di koridor keselamatan lalu lintas.
Para pemimpin surat kabar, stasiun radio dan televisi mengusulkan solusi untuk meningkatkan efektivitas kerja propaganda.
Ke depannya, provinsi akan terus meningkatkan komite keselamatan lalu lintas dua tingkat untuk memastikan efektivitas operasional. Dinas, cabang, sektor, Komite Rakyat komune, kelurahan, dan instansi serta unit terkait di tingkat provinsi akan terus melaksanakan rencana secara serius, tegas, dan efektif untuk memastikan ketertiban dan keselamatan lalu lintas; memperkuat patroli, pengendalian, dan penanganan pelanggaran secara ketat; mempercepat pelaksanaan proyek investasi untuk membangun infrastruktur lalu lintas, terutama proyek-proyek penting. Pada saat yang sama, laksanakan pekerjaan pemeliharaan infrastruktur lalu lintas yang terdesentralisasi secara efektif, dan berikan saran tentang cara mengatasi hambatan dalam penghapusan jalur kereta api yang dibuka sendiri...
Sumber: https://baolangson.vn/ban-an-toan-giao-thong-tinh-trien-khai-nhiem-vu-quy-iii-va-cac-thang-cuoi-nam-5057284.html
Komentar (0)