Pola makan vegetarian adalah pola makan yang biasanya menekankan pada sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan polong-polongan sambil membatasi atau menghilangkan daging dan ikan.
Mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur membantu menyerap lebih banyak senyawa tumbuhan yang memiliki efek antikanker. Lebih lanjut, menghilangkan daging dari pola makan vegetarian mengurangi risiko obesitas, yang terkait dengan berbagai jenis kanker.
Pola makan vegetarian dapat membantu mengurangi risiko berbagai jenis kanker
Foto: AI
Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Universitas Loma Linda (AS) ini bertujuan untuk lebih memahami manfaat pola makan vegetarian untuk berbagai jenis kanker, yang melibatkan 79.468 peserta yang diikuti selama hampir 8 tahun.
Peserta menyelesaikan kuesioner diet dan dibagi menjadi kelompok-kelompok berikut:
Vegan : Tidak termasuk semua produk hewani.
Lacto-ovo vegetarian : Tidak makan daging atau ikan, tetapi tetap makan telur dan susu.
Vegetarianisme dengan telur, susu, dan sedikit ikan : Tidak makan daging, tetapi tetap makan telur, susu, dan ikan setidaknya sebulan sekali.
Semi-vegetarian : Makan lebih sedikit daging (setidaknya sebulan sekali tetapi tidak lebih dari sekali seminggu).
Bukan vegetarian.
Pola makan vegetarian mengurangi risiko berbagai jenis kanker
Hasilnya menemukan bahwa pola makan vegetarian menawarkan perlindungan luas terhadap kanker, dengan manfaat mulai dari kanker gastrointestinal hingga kanker terkait hormon, menurut News Medical.
Secara khusus, dibandingkan dengan non-vegetarian, semua kelompok vegetarian memiliki risiko kanker keseluruhan yang lebih rendah:
- Pengurangan risiko kanker secara keseluruhan sebesar 12%.
- Mengurangi risiko kanker perut hingga 45%.
- Mengurangi risiko limfoma hingga 25%.
- Mengurangi risiko kanker kolorektal hingga 21%, menurut News Medical .
Pola makan vegan juga mengurangi risiko kanker payudara dan prostat pada pria muda, tetapi hal ini tidak jelas pada pria yang lebih tua.
Studi ini menambah bukti yang semakin kuat bahwa pola makan vegetarian dapat membantu mengurangi risiko berbagai jenis kanker, dari yang umum hingga yang langka. Para peneliti menyimpulkan bahwa tidak ada bukti bahwa pola makan vegetarian meningkatkan risiko kanker.
Para ilmuwan menyerukan lebih banyak penelitian jangka panjang dan beragam untuk lebih memahami hubungan antara vegetarianisme dan risiko kanker.
Sumber: https://thanhnien.vn/bang-chung-khoa-hoc-moi-cho-thay-ung-thu-so-nhat-cach-an-nay-185250815190301795.htm
Komentar (0)