Baik pasokan maupun transaksi meningkat
Menurut Asosiasi Realtor Vietnam (VARS), pada tahun 2023, seluruh negeri hanya memiliki sekitar 3.165 produk real estat pariwisata dan resor baru , turun lebih dari 80% dibandingkan tahun sebelumnya, dan hanya 726 transaksi yang berhasil. Namun, pada tahun 2024, pasokan membaik ketika seluruh pasar mencatat sekitar 4.400 produk baru untuk dijual, naik 40% dibandingkan tahun 2023. Likuiditas juga mencatat hasil positif ketika pada tahun 2024, seluruh pasar mencatat sekitar 2.500 transaksi. Tingkat penyerapan pasokan baru mencapai lebih dari 50%.
Hasil pemulihan positif industri pariwisata juga dianggap sebagai fondasi yang kokoh, landasan penting untuk mendorong pemulihan dan pengembangan sektor pariwisata dan properti resor. Karena pariwisata membutuhkan sistem infrastruktur, mulai dari transportasi hingga akomodasi berkualitas, untuk memastikan dan mempertahankan daya tariknya, tidak hanya untuk mempertahankan wisatawan tetapi juga untuk mendorong mereka kembali.
Real estat pariwisata diibaratkan seekor kura-kura yang berlomba melintasi lintasan, pulih secara perlahan namun pasti.
FOTO: DINH SON
Dengan demikian, pada tahun 2024, jumlah wisatawan mancanegara ke Vietnam diperkirakan mencapai 17,5 juta orang, meningkat 38,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Sementara itu, wisatawan nusantara diperkirakan mencapai 110 juta orang, meningkat 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Total pendapatan dari wisatawan diperkirakan mencapai sekitar 840 triliun VND, meningkat 23,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2023.
Tahun 2024 juga akan menjadi tahun yang menandai kembalinya beberapa proyek properti pariwisata dan resor berskala besar. Salah satunya adalah proyek Libera Nha Trang yang digarap oleh investor KDI Holdings Group, yang juga didukung oleh merek Masterise Homes.
Untuk pertama kalinya, setelah sekian lama tidak terdengar, sebuah proyek properti resor berhasil "mencakup" pasar. VARS yakin hal ini menunjukkan upaya besar dari investor. Karena langkah perintis selalu merupakan langkah yang sulit. Dengan kontribusi hampir 80% dari volume transaksi segmen properti resor di seluruh pasar pada tahun 2024, hal ini sebagian menegaskan keberhasilan proyek tersebut.
Perlu standarisasi hukum
Menurut Ibu Pham Thi Mien, Wakil Direktur Institut Riset dan Evaluasi Pasar Real Estat Vietnam, pasokan properti pariwisata dan resor pada tahun 2025 akan meningkat secara signifikan, diperkirakan meningkat sekitar 80% dibandingkan tahun 2024. Pasokan tersebut terutama berupa apartemen berlayanan di kawasan wisata utama, yang diperkirakan akan dirilis setelah investor menyelesaikan penyesuaian harga jual dan kebijakan. Beberapa kawasan masih memiliki kelebihan pasokan resor mewah yang belum beroperasi karena infrastruktur dan utilitas yang belum lengkap.
Permintaan properti resor terus meningkat seiring dengan rampungnya koridor hukum dalam konteks pemulihan positif pariwisata dan ritel. Permintaan masih tertuju pada vila resor jangka panjang atau apartemen wisata dalam proyek-proyek dengan rencana operasional yang jelas di provinsi dan kota dengan pariwisata yang sudah berkembang.
Harga primer tetap tinggi tetapi mengalami penyesuaian yang lebih tepat. Harga vila resor tetap stabil di beberapa destinasi dengan pasokan produk mewah yang melimpah. Sementara itu, harga vila resor jangka panjang di kawasan wisata utama terus tumbuh sekitar 15% per tahun berkat arus kas sewa yang berkelanjutan. Transaksi terus membaik. Likuiditas terkonsentrasi pada vila resor jangka panjang atau apartemen wisata dengan tingkat investasi yang sesuai di kawasan dengan infrastruktur yang baik dan jumlah wisatawan internasional yang stabil.
Koridor hukum yang jelas akan menjadi dasar bagi pemulihan berkelanjutan real estat pariwisata.
FOTO: DINH SON
Bapak Nguyen Van Dinh, Ketua VARS, berkomentar bahwa di masa mendatang, seiring dengan hasil pemulihan yang kuat di industri pariwisata, peluang yang lebih terbuka dari koridor hukum, dan real estat resor juga akan menunjukkan hasil yang sepadan dengan upaya yang telah dilakukan selama ini. Namun, faktor-faktor berikut perlu dipastikan agar segmen ini dapat pulih secara perlahan namun pasti.
Pertama, memastikan kepatuhan hukum. Koridor hukum baru semakin ketat seiring dengan investasi dan pengembangan proyek properti. Permainan baru ini hanya diperuntukkan bagi investor yang memenuhi syarat dengan kapasitas dan kesehatan keuangan yang baik. Dengan segmen properti resor yang sudah sensitif secara hukum, standarisasi menjadi semakin penting. Hanya dengan begitu, kita dapat meraih kepercayaan pelanggan/investor.
Kedua, perlu diidentifikasi bahwa produk tersebut penting, dan bahwa aktivitas eksploitasi dan operasi merupakan kuncinya. Perusahaan perlu berinvestasi dengan tepat dalam penelitian dan pengembangan produk untuk memastikan peluncuran lini produk baru dan peningkatan berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan pelanggan/investor yang terus meningkat. Produk-produk real estat ini juga perlu dijalankan melalui proses eksploitasi dan operasi yang profesional dan lancar untuk memastikan efisiensi, yang hanya dengan demikian keberlanjutannya akan terjamin.
Dan terakhir, investasi dalam pengembangan properti resor tidak dapat dipisahkan dari perkembangan infrastruktur transportasi serta industri pariwisata dan jasa. Karena hal ini dianggap sebagai penopang utama dan faktor penentu efektivitas properti resor.
Sumber: https://thanhnien.vn/bat-dong-san-du-lich-nhu-chu-rua-vuot-duong-dua-185250106163945685.htm
Komentar (0)