Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Mengungkap 10 destinasi wisata di Istanbul - Temukan kota dua benua

Istanbul – satu-satunya kota di dunia yang terletak di dua benua, selalu memukau pengunjung dengan keindahannya yang memadukan Asia dan Eropa. Berkunjung ke sini, Anda tak hanya akan mengagumi karya arsitekturnya yang megah, tetapi juga menyelami sejarah gemilang yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Mari jelajahi destinasi wisata unik di Istanbul, yang setiap sudutnya memiliki kisah menariknya sendiri.

Việt NamViệt Nam24/01/2025

1. Menara Galata

Menara Galata - Simbol kota Istanbul (Sumber foto: Collected)

Dibangun pada tahun 1348, Menara Galata pernah menjadi bangunan tertinggi di Istanbul, Turki, dan merupakan simbol kota yang tak terpisahkan. Dengan ketinggian 67 meter, dari balkon di puncak menara, pengunjung dapat menikmati panorama keindahan Istanbul dan Selat Bosphorus yang memukau. Menara Galata memiliki ciri khas abad pertengahan yang kuat dengan arsitektur batunya yang unik.

Awalnya digunakan sebagai mercusuar, menara ini kemudian menjadi pos pengamatan strategis. Kini, menara ini tak hanya menjadi tempat ideal untuk bertamasya, tetapi juga tujuan sempurna untuk makan malam romantis di restoran di lantai teratas. Matahari terbenam di sini menjadi momen tak terlupakan, ketika sinar matahari keemasan menyelimuti setiap atap kuno, mengubah Istanbul menjadi gambaran yang hidup dan menawan.

2. Istana Topkapi

Jejak peninggalan Kekaisaran Ottoman masih tersisa di Istana Topkapi (Sumber foto: Collected)

Istana Topkapi merupakan bukti nyata kemegahan Kesultanan Ottoman. Dibangun pada abad ke-15, istana ini berfungsi sebagai kediaman dan tempat kerja para Sultan selama 400 tahun. Dengan area yang luas dan arsitekturnya yang unik, istana ini selalu meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjungnya.

Salah satu daya tarik wisata Istanbul di Topkapi adalah Harem, tempat para ratu dan selir mereka tinggal. Selain itu, pengunjung juga berkesempatan untuk mengagumi harta karun tak ternilai seperti senjata, perhiasan, dan jam antik, yang semuanya mencerminkan kemewahan dan kekuasaan Dinasti Ottoman.

3. Istana Air Tangki Basilika

Istana Air Cistern Basilika dengan arsitektur unik (Sumber foto: Dikumpulkan)

Jika Anda ingin merasakan sesuatu yang benar-benar berbeda, Cistern Basilika adalah pilihan yang tepat. Dibangun pada tahun 532 di bawah Kaisar Bizantium Justinian I, bangunan ini dulunya merupakan sumber air utama bagi istana dan kuil-kuil di Istanbul.

Dengan 336 kolom batu besar yang tersusun dalam 12 baris, ruang di dalam Tangki Basilika menyerupai gereja bawah tanah yang megah. Yang menjadi daya tarik khusus di sini adalah dua kolom dengan dasar berbentuk Medusa, simbol misterius yang menarik rasa ingin tahu pengunjung. Kini, selain menjadi tujuan wisata yang terkenal, Tangki Basilika juga menyelenggarakan konser klasik, memberikan pengalaman musik yang unik di tempat yang tenang dan magis.

4. Istana Dolmabahce: Mahakarya Arsitektur di Selat Bosphorus

Keindahan mewah Istana Dolmabahce (Sumber foto: Collected)

Dijuluki "Versailles"-nya Istanbul, Istana Dolmabahce merupakan simbol kemewahan dan kemegahan Ottoman. Terletak di Selat Bosphorus—persimpangan dua benua, Asia dan Eropa—istana ini menyambut pengunjung dengan arsitekturnya yang indah, memadukan gaya tradisional Ottoman dengan sentuhan Barok Eropa.

Dibangun pada abad ke-19 dengan lebih dari 14 ton daun emas, Istana Dolmabahce begitu megah, mulai dari koridor berlapis emas, ruang-ruang negara yang penuh hiasan, hingga lampu kristal terbesar di dunia – hadiah dari Ratu Victoria. Istana ini pernah menjadi rumah bagi enam Sultan Ottoman, yang melambangkan kekuatan dan kekayaan kekaisaran. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengagumi keindahan Istana Dolmabahce dalam perjalanan Anda ke Istanbul.

5. Masjid Biru

Masjid Sultan Ahmet Camii - Permata hijau di jantung kota Istanbul (Sumber foto: Collected)

Sultan Ahmet Camii, atau Masjid Biru, adalah bangunan Islam yang terkenal dan salah satu objek wisata wajib di Istanbul. Dibangun pada awal abad ke-17, masjid ini terkenal karena kubahnya yang besar dan enam menaranya yang menjulang tinggi – sebuah fitur unik yang jarang ditemukan di masjid lain.

Nama "Masjid Biru" berasal dari ribuan ubin biru yang menghiasi interiornya, menciptakan ruang yang tenang dan sakral. Saat memasuki masjid, pengunjung akan langsung merasakan keindahan yang luar biasa melalui cahaya yang menembus jendela kaca patri dan detail mosaik yang indah. Masjid ini terbuka untuk pengunjung di luar jam salat, tetapi ingatlah untuk mematuhi aturan untuk melepas sepatu dan menutup kepala bagi wanita saat berkunjung.

6. Basilika Hagia Sophia

Arsitektur megah di dalam Hagia Sophia (Sumber foto: Collected)

Hagia Sophia adalah salah satu objek wisata paling terkenal di Istanbul. Dibangun pada tahun 537 di bawah Kekaisaran Romawi Timur, Hagia Sophia telah melalui berbagai tahapan sejarah, mulai dari gereja Kristen terbesar di dunia, diubah menjadi masjid setelah penaklukan Kesultanan Ottoman, hingga kini menjadi museum yang menarik jutaan pengunjung setiap tahun. Dengan arsitektur Bizantium yang megah, kubah-kubah raksasa, dan mosaik-mosaik indah, tempat ini membuat setiap langkah pengunjung serasa tersesat dalam dunia pertukaran budaya yang misterius. Perpaduan harmonis antara elemen religius dan arsitektur menjadikan Hagia Sophia salah satu destinasi wajib dikunjungi dalam perjalanan Anda menjelajahi Istanbul.

7. Masjid Suleymaniye

Masjid Suleymaniye - mahakarya arsitektur Ottoman (Sumber foto: Collected)

Masjid Suleymaniye, salah satu karya arsitektur terindah di Istanbul, adalah destinasi wisata Turki berikutnya yang tak boleh dilewatkan. Terletak di puncak bukit yang tinggi, Masjid Suleymaniye menawarkan pemandangan seluruh kota yang menakjubkan. Karya ini dirancang oleh arsitek Sinan pada masa Kesultanan Ottoman dan merupakan simbol kecanggihan arsitektur Islam. Dengan kubah-kubahnya yang besar, lukisan keramik Iznik yang indah, dan ayat-ayat Al-Qur'an yang ditulis dengan kaligrafi, Masjid Suleymaniye tak hanya menarik umat Muslim tetapi juga menjadi destinasi menarik bagi wisatawan yang mencintai budaya dan seni. Kemegahan dan keindahan masjid yang elegan membuat setiap pengunjung merasakan kemurnian dan misteri Istanbul.

8. Bazar Besar

Grand Bazaar - Pasar tertua di dunia di Istanbul (Sumber foto: Collected)

Grand Bazaar, pasar tertua di dunia, merupakan destinasi ideal bagi mereka yang gemar berbelanja dan menjelajahi budaya lokal. Dengan lebih dari 60 jalan dan sekitar 4.000 toko, tempat ini menawarkan segalanya mulai dari perhiasan, karpet buatan tangan, rempah-rempah, keramik, hingga suvenir unik. Grand Bazaar bukan hanya surga belanja, tetapi juga tempat yang melestarikan jejak sejarah dengan arsitektur Ottoman klasik. Berjalan menyusuri pasar yang ramai ini, pengunjung akan merasakan kehidupan masyarakat Istanbul yang semarak, menikmati hidangan lokal di kios-kios kecil, dan jangan lupa untuk menawar untuk mendapatkan barang yang Anda sukai dengan harga yang bagus.

9. Lapangan Taksim  

Lapangan Taksim adalah pusat kota Istanbul yang ramai (Sumber foto: Collected)

Taksim adalah destinasi wisata di Istanbul yang menawarkan suasana paling semarak dan ramai. Pusat kota modern ini merupakan rumah bagi beragam toko, restoran, kafe, dan hotel mewah. Alun-Alun Taksim adalah jantung Istanbul modern, tempat pengunjung dapat menikmati suasana yang ramai, mulai dari restoran khas Turki hingga area perbelanjaan yang semarak. Apalagi di malam hari, Taksim menjadi lebih gemerlap dari sebelumnya ketika bar dan klub malam menyambut pengunjung untuk bersenang-senang. Sistem trem kuno membentang di sepanjang jalur pejalan kaki, menciptakan keindahan yang nostalgia sekaligus menawan. Jika pengunjung ingin merasakan keramaian Istanbul, Alun-Alun Taksim adalah destinasi ideal.

10. Benteng Rumeli

Keindahan megah benteng Rumeli di sebelah Selat Bosphorus (Sumber foto: Dikumpulkan)

Benteng Rumeli adalah salah satu objek wisata paling bersejarah di Istanbul. Terletak di sisi Eropa Selat Bosphorus, benteng ini dibangun hanya dalam waktu empat bulan pada tahun 1452 sebagai pertahanan selama penaklukan Konstantinopel oleh Kesultanan Utsmaniyah. Dengan tiga menara besar dan sistem dinding yang kokoh, Rumeli merupakan salah satu struktur pertahanan paling mengesankan di Istanbul.

Kini, Benteng Rumeli menjadi destinasi menarik bagi mereka yang gemar menjelajahi sejarah militer dan mengagumi keindahan kota yang megah dari atas. Dari sini, pengunjung dapat mengagumi Selat Bosphorus dengan perahu layar yang berlayar perlahan, menciptakan pemandangan lanskap yang indah. Ini sungguh destinasi wisata Istanbul yang sayang untuk dilewatkan bagi mereka yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang strategi dan sejarah kota ini.

Istanbul, dengan keindahannya yang misterius dan perpaduan sempurna antara masa lalu yang gemilang dan modernitas, merupakan destinasi yang wajib dikunjungi. Kota ini tak hanya menjadi tempat pelestarian landmark bersejarah yang unik, tetapi juga memiliki pesona yang tak tertahankan berkat lanskap dan budayanya yang beragam. Setiap sudut Istanbul menyambut pengunjung dengan pengalaman yang luar biasa unik, membawa Anda dari satu kejutan ke kejutan lainnya. Jadikan perjalanan menjelajahi Istanbul sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan Anda ke Turki . Jangan ragu, rencanakan perjalanan Anda, dan bergabunglah dengan Vietravel untuk menemukan keindahan magis ini!

Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/dia-diem-du-lich-istanbul-v16609.aspx


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk