Pada tanggal 19 Juli, Departemen Kepolisian Kota Ho Chi Minh mengeluarkan perintah untuk menahan sementara Mohamach Da Pha (27 tahun, tinggal di distrik Chau Thanh, provinsi An Giang ) untuk menyelidiki tindakan penipuan dan perampasan properti.
Diketahui, Mohamach Da Pha merupakan salah satu kolaborator di Showroom K Supper, yakni K Supper Company Limited (yang bergerak di bisnis mobil super di Vietnam) yang dipimpin oleh Phan Cong Khanh (alias Khanh Super, lahir tahun 1994, asal Ben Tre , tinggal di Distrik 7).
Sebelumnya, Departemen Kepolisian Kota Ho Chi Minh mengeluarkan surat perintah penangkapan darurat untuk Phan Cong Khanh atas tindakan yang sama.
Badan Investigasi Kepolisian menetapkan bahwa Phan Cong Khanh adalah dalang di balik penipuan mobil super milik Nyonya LNTH (yang tinggal di Kota Thu Duc) dan kemudian menggadaikannya. Mohamach Da Pha adalah seorang kolaborator di K Supper Showroom, mengetahui penipuan Khanh tetapi secara aktif membantu.
Hingga saat ini, Kepolisian Kota Ho Chi Minh telah menyita beberapa mobil super yang terkait langsung dengan penipuan di atas dan menyita beberapa mobil super lainnya milik Phan Cong Khanh.
Sebagaimana dilaporkan, Nyonya LNTH (berdomisili di Kota Thu Duc) membeli mobil McLaren dengan nomor polisi BKS 51F-821xx pada pertengahan April 2023, senilai 10 miliar VND. Melalui hubungan sosial, Nyonya H. mengenal dan meminta Phan Cong Khanh untuk menjual mobil tersebut, sehingga ia menitipkannya di K Supper Showroom (Jalan Tran Hung Dao No. 6, Distrik 1) tetapi tidak menyerahkan dokumen kepemilikan mobil.
Pada tanggal 23 Mei, Khanh membutuhkan uang untuk melunasi utangnya dan menebus mobil Mercedes G63 yang sebelumnya digadaikan, jadi dia berbohong kepada Nyonya H. dan menunjukkan surat-surat McLaren kepadanya sehingga pembeli dapat melihat mobil tersebut.
Faktanya, tidak ada pembeli mobil yang datang ke ruang pamer untuk melihat mobil tersebut. Khanh melakukannya dengan tujuan mendapatkan nomor registrasi mobil McLaren asli dengan plat nomor 51F – 821xx agar ia dapat menggadaikan mobil tersebut untuk mendapatkan pinjaman uang.
Pada pukul 11:00 pagi tanggal 23 Mei, Ibu H. pergi ke ruang pamer K Supper untuk memberikan kepada Khanh salinan asli registrasi kendaraan dan sertifikat inspeksi untuk mobil 51F - 821xx.
Khanh kemudian memberikan mobil McLaren dan semua dokumennya kepada staf Mohamach Da Pha untuk menggadaikan mobil tersebut kepada Dang Minh H. (lahir tahun 1991, tinggal di distrik Binh Tan) untuk mendapatkan 2 miliar VND.
Setelah itu, Ibu H. terus-menerus mengirim pesan teks kepada Khanh untuk meminta pengembalian STNK dan plat nomor 51F – 821xx, tetapi Khanh tidak membalas. Ketika Ibu H. tiba di ruang pamer K Supper, ia mengetahui bahwa Khanh terlilit utang kepada banyak orang dan telah menggadaikan mobilnya dengan nomor 51F – 821xx kepada orang lain.
Oleh karena itu, Ibu H. mengajukan pengaduan terhadap Phan Cong Khanh ke Departemen Kepolisian Kota Ho Chi Minh.
Dalam kasus ini, Dang Minh H. menerima mobil 51F - 821xx yang bukan miliknya dari Mohamach Da Pha.
H. menyatakan bahwa ia menerima mobil tersebut karena ia mengenal Mohamach Da Pha. H. tidak mengetahui bahwa mobil 51F – 821xx tersebut milik Mohamach Da Pha dan Phan Cong Khanh karena melakukan tindak pidana. Badan investigasi terus menyelidiki, memverifikasi, dan mengkonsolidasikan bukti untuk menangani kasus ini sesuai hukum.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)