Pada akhir tanggal 11 Februari (14 Januari penanggalan lunar), ribuan orang berbondong-bondong ke Pagoda Ba Thien Hau (Kota Thu Dau Mot, Binh Duong ) untuk membakar dupa dan mengumpulkan abu untuk keberuntungan.
Festival Pagoda Ba Binh Duong (juga dikenal sebagai Kuil Ba Thien Hau), yang berlangsung setiap tahun pada hari bulan purnama di bulan lunar pertama, menarik puluhan ribu orang dari seluruh penjuru untuk mempersembahkan dupa.
Menurut wartawan Dan Tri pada malam 11 Februari, meski upacara utama belum dilaksanakan, ribuan orang sudah berbondong-bondong mendatangi aula utama Pagoda Ba untuk berbaris mempersembahkan dupa dan saling berdesakan mengambil abu di tempat pembakaran dupa dengan keyakinan dapat membawa keberuntungan.
Pada pukul 9:30 malam, aula utama Pagoda Ba dipenuhi orang-orang, setiap orang membawa dupa, buah-buahan dan banyak persembahan untuk berdoa memohon keberuntungan.
Untuk mencapai tempat pembakaran dupa di aula utama Kuil Ba, banyak orang harus berdesak-desakan dan saling dorong. Seorang perempuan dengan rambut acak-acakan menerobos kerumunan untuk mempersembahkan dupa kepada Ba.
Bapak Tran Vinh An, perwakilan Badan Pengelola Kuil Thien Hau, mengatakan bahwa sejak hari pertama Tet hingga sekarang, kuil tersebut telah dikunjungi sekitar 90.000 pengunjung.
"Tahun ini jumlah pengunjung Kuil Ba lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun keamanan tetap ketat, memastikan festival berlangsung aman dan khidmat," ujar Bapak An.
Larut malam, jumlah orang yang berbondong-bondong ke aula utama Pagoda Ba meningkat, banyak orang mencoba untuk saling dorong menuju ke tempat pembakaran dupa untuk mengumpulkan abu guna mendapatkan keberuntungan.
Orang-orang berdesakan dan saling dorong di area pembakar dupa untuk mencoba mendapatkan segenggam abu.
Abu dalam pembakar dupa dikeluarkan oleh masyarakat dan dimasukkan ke dalam kantong untuk dibawa pulang dengan harapan membawa keberuntungan ke rumah.
Seorang wanita menggosok dupa dan mengolesi abu pada tubuhnya untuk keberuntungan.
Anak-anak dan orang dewasa berkeringat deras karena berdesakan di kerumunan terlalu lama.
Bapak Le Long (HCMC) menempuh jarak lebih dari 30 km untuk menghadiri upacara di Kuil Ba. "Setiap tahun, pada saat ini, saya membawa persembahan untuk membakar dupa di Kuil Ba dengan harapan dapat mendoakan keberuntungan dan kedamaian bagi keluarga saya," ujar Bapak Long.
Meski sudah larut malam, masih banyak anak muda yang mendatangi Kuil Ba untuk membakar dupa dan berdoa memohon keberuntungan di tahun baru.
Setelah upacara di Kuil Ba, seorang wanita membeli 5 burung untuk dilepaskan.
Hampir tengah malam, tetapi orang-orang masih terus berbondong-bondong ke area Kuil Ba untuk merayakan.
Menurut Bapak Tran Vinh An, perwakilan dari Badan Pengelola Kuil Thien Hau, tahun ini festival Kuil Ba akan mengadakan prosesi tandu pada pukul 16.00 tanggal 12 Februari (15 Januari penanggalan lunar), dengan 60 kelompok yang berpartisipasi dalam parade tersebut, dengan lebih dari 1.000 orang termasuk aktor dan pasukan keamanan.
Dantri.com.vn
Komentar (0)