Ekspektoran adalah zat yang menambahkan kelembapan pada lendir, sehingga mengurangi kekentalannya dan memudahkan untuk dikeluarkan saat batuk, membantu membersihkan dahak atau lendir dari saluran pernapasan (saluran udara).
1. Bagaimana cara kerja ekspektoran?
Ekspektoran, meskipun merupakan kelompok obat yang digunakan untuk mengobati batuk, tidak menekan batuk tetapi membantu mencegah penumpukan lendir di sistem pernapasan. Ini penting karena batuk berdahak adalah cara tubuh untuk menghilangkan mikroorganisme, benda asing, dan lendir berlebih dari saluran pernapasan.
Ekspektoran juga digunakan sebagai pengobatan tambahan bersamaan dengan obat-obatan lain untuk membantu mengobati batuk. Selain obat-obatan, beberapa pengobatan alami dapat membantu mengencerkan dahak.
| Akar manis mengandung zat kimia yang dapat mengencerkan lendir, membantu melonggarkan dahak dan mengurangi batuk. |
2. Beberapa pengobatan alami untuk membantu mengencerkan dahak
- Air: Air meningkatkan kadar air dalam lendir, sehingga lebih mudah dikeluarkan. Anda dapat menggunakan air sebagai ekspektoran dengan meminumnya dalam jumlah banyak atau mengonsumsinya dalam bentuk teh herbal.
Selain itu, Anda bisa berkumur dengan air garam, menggunakan pelembap udara, atau menghirup uap... semuanya dapat menghasilkan efek serupa.
- Madu: Madu telah lama digunakan untuk meredakan batuk dan hidung tersumbat, dengan penelitian yang membuktikan bahwa madu merupakan ekspektoran yang efektif. Untuk menggunakan madu sebagai ekspektoran, larutkan satu sendok teh madu dalam segelas air hangat. Minumlah campuran tersebut sepanjang hari. Namun, jangan berikan madu kepada anak di bawah usia 1 tahun.
- Jahe: Banyak digunakan sebagai obat dan makanan. Jahe mengurangi hidung tersumbat dan bertindak sebagai ekspektoran. Cara penggunaannya, hancurkan akar jahe dan rebus dengan air selama beberapa menit, lalu minum air rebusan tersebut sepanjang hari.
Namun, penting untuk dicatat bahwa jahe tidak boleh dikonsumsi jika Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah. Jahe dapat menurunkan tekanan darah pada dosis tinggi, jadi hindari penggunaannya jika Anda sedang mengonsumsi obat tekanan darah.
- Bawang putih: Bawang putih memiliki banyak kegunaan dan ditanam di seluruh dunia . Bawang putih mengandung zat kimia bernama allicin, yang memiliki khasiat obat. Bawang putih dapat membantu meredakan batuk jika Anda menghancurkannya dan menambahkannya ke air panas untuk dihirup uapnya. Anda juga dapat menghancurkan bawang putih, mencampurnya dengan madu, dan meminum satu sendok teh tiga kali sehari. Namun, hindari mengonsumsi bawang putih jika Anda sedang mengonsumsi obat antikoagulan.
- Kemangi: Rempah ini membantu mengencerkan lendir. Untuk menggunakannya, rebus sekitar 10 lembar daun kemangi dengan 5 siung bawang putih dalam secangkir air selama 10 menit. Biarkan campuran dingin dan minum tiga kali sehari. Anda juga dapat menambahkan beberapa tetes minyak kemangi ke dalam air mendidih dan menggunakannya untuk inhalasi uap.
Namun, basil sebaiknya dihindari jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau jika Anda menderita diabetes atau hipotiroidisme.
- Akar manis: Akar manis adalah tanaman herbal yang berasal dari beberapa wilayah di Eropa dan Asia. Tanaman ini mengandung zat kimia yang dapat mengencerkan lendir dan mengurangi kejadian sakit tenggorokan setelah prosedur pembedahan tertentu.
Tambahkan setengah sendok teh akar licorice ke dalam secangkir air dan rebus selama 10 menit, lalu minum teh ini. Anda juga bisa menambahkan setengah sendok teh akar licorice ke dalam secangkir air hangat dan berkumur tiga kali sehari, atau makan permen licorice.
Namun, pastikan untuk menghindari penggunaan akar manis jika Anda memiliki tekanan darah tinggi.
- Peppermint: Peppermint mengandung menthol, yang dapat meredakan gejala infeksi tenggorokan dan dada. Minyak peppermint juga bersifat antispasmodik – meredakan atau mengurangi kejang otot pada saluran pernapasan.
Untuk menggunakan peppermint sebagai ekspektoran, tambahkan setetes minyak peppermint ke air panas dan hirup uapnya. Anda juga bisa minum teh peppermint, tetapi ingat bahwa peppermint dapat menyebabkan mulas dan muntah. Minyak esensial peppermint dapat beracun bagi anak-anak dan wanita.
- Minyak eukaliptus: Eukaliptus digunakan dalam banyak permen pelega batuk, inhaler, dan semprotan untuk mengencerkan lendir dan meredakan hidung tersumbat. Anda juga dapat menggunakannya dengan menambahkan dua tetes minyak eukaliptus ke dalam air dan menggunakannya untuk inhalasi uap. Namun, minyak eukaliptus beracun jika tertelan secara oral.
Menurut suckhoedoisong.vn
Tautan sumber






Komentar (0)