Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Kesetaraan gender – kunci sukses transformasi ganda

DNVN – Menurut Ibu Le Hong Thuy Tien - Ketua Imex Pan Pacific Group (IPPG), kesetaraan dan keberagaman gender bukan hanya tujuan sosial tetapi juga strategi inti bagi bisnis untuk beradaptasi dan berkembang di era transformasi ganda.

Tạp chí Doanh NghiệpTạp chí Doanh Nghiệp18/11/2024

Pada Forum Pengusaha Wanita Vietnam 2024 baru-baru ini, Ibu Le Hong Thuy Tien - Ketua Imex Pan Pacific Group (IPPG) memberikan pidato inspiratif yang menegaskan peran wanita dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.

"Di era transformasi hijau dan transformasi digital, jika perempuan tidak menguasai "permainannya", kita pasti tidak akan berhasil. Kepemimpinan dan kontribusi perempuan tidak hanya penting, tetapi juga menjadi fondasi untuk mendorong pembangunan berkelanjutan bagi bisnis dan masyarakat," tegas Ibu Le Hong Thuy Tien.

CEO perempuan tersebut menegaskan bahwa para pemimpin perempuan membawa nilai-nilai khusus seperti kemampuan untuk berkoordinasi, berempati, dan fleksibel. Perempuan seringkali menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, mendorong kerja sama, dan mengelola multitasking secara efektif. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja tetapi juga membantu bisnis beradaptasi lebih baik terhadap fluktuasi pasar.

Ibu Le Hong Thuy Tien - Ketua Imex Pan Pacific Group (IPPG).

Pemimpin perempuan juga mampu melihat berbagai hal dari berbagai perspektif dan memecahkan masalah secara seimbang, meminimalkan konflik, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif. Selain itu, mereka sering kali mempromosikan kebijakan kesetaraan, yang berkontribusi dalam membangun budaya perusahaan yang positif, menarik talenta, dan meningkatkan citra perusahaan.

Di IPPG, kebijakan yang mempromosikan kesetaraan dan keberagaman selalu dianggap sebagai bagian integral dari strategi pengembangan. Grup telah merencanakan anggaran tahunan untuk melaksanakan program-program yang mempromosikan peran perempuan dalam kepemimpinan. Semua anak perusahaan IPPG memiliki KPI spesifik terkait kesetaraan gender, yang mempertimbangkan hal ini sebagai kriteria untuk mengevaluasi efektivitas manajemen.

"Kami tidak hanya bicara, tetapi juga bertindak. Kesetaraan dan keberagaman gender bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga strategi bisnis yang efektif. Lingkungan kerja yang menghargai dan memberi setiap karyawan kesempatan untuk berkembang, tanpa memandang jenis kelamin, usia, atau kewarganegaraan, merupakan kunci kesuksesan bisnis di era transformasi ganda," ujar Ibu Le Hong Thuy Tien.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor fesyen dan ritel, IPPG memahami pentingnya keberagaman. Menurut Ibu Tien, hanya ketika bisnis memiliki keberagaman dalam tim kepemimpinannya, mereka dapat sepenuhnya memahami kebutuhan pelanggan, mitra, dan masyarakat.

Selain upaya internal, Ibu Le Hong Thuy Tien menekankan pentingnya koordinasi antara pelaku bisnis, pemerintah, dan organisasi publik-swasta. CEO perempuan ini percaya bahwa penting untuk mengembangkan program pelatihan kepemimpinan dan keterampilan lunak bagi perempuan, membantu mereka menjadi percaya diri dan berani menghadapi segala tantangan.

"Untuk mendorong kepemimpinan perempuan, kita membutuhkan kerja sama semua pihak. Ini bukan hanya tanggung jawab dunia usaha, tetapi juga pemerintah dan organisasi perlu berpartisipasi untuk menciptakan generasi pemimpin perempuan yang siap beradaptasi dengan segala perubahan," ujar Ibu Tien.

Ia juga mengimbau para pelaku bisnis untuk mengintegrasikan keberagaman dan kesetaraan gender ke dalam strategi pembangunan berkelanjutan mereka. Rencana aksi yang spesifik dan anggaran yang jelas akan membantu mencapai tujuan ini secara lebih efektif.

"Mari kita bangun masa depan bersama di mana setiap orang dapat bertumbuh, berkontribusi, dan memimpin. Itulah jalan untuk tidak hanya mencapai kesuksesan bisnis tetapi juga menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat," tegas Ibu Le Hong Thuy Tien.

Di akhir pidatonya, Ibu Le Hong Thuy Tien mengutip pepatah terkenal dari mantan Perdana Menteri Selandia Baru: "Jika kontribusi penuh perempuan terhadap perekonomian dan masyarakat tidak terwujud, bukan hanya perempuan akan gagal mencapai potensinya, tetapi bangsa juga akan gagal mencapai potensinya."

Sinar bulan

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80
Ringkasan latihan A80: Kekuatan Vietnam bersinar di bawah malam ibu kota berusia seribu tahun
Kekacauan lalu lintas di Hanoi setelah hujan lebat, pengemudi meninggalkan mobil di jalan yang banjir
Momen-momen mengesankan dari formasi penerbangan yang bertugas di Upacara Agung A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk