Jika memasukkan kelebihan pendapatan dalam tiga tahun yakni 2021, 2022, dan 2023, total rencana modal yang harus dicairkan Kementerian Perhubungan pada tahun 2025 diperkirakan sekitar VND 87.000 miliar.
Menurut informasi dari Departemen Perencanaan dan Investasi (Departemen Perencanaan dan Investasi, Kementerian Perhubungan), berdasarkan kebutuhan pendaftaran investor/dewan manajemen proyek, Kementerian Perhubungan telah mengembangkan rencana investasi publik untuk tahun 2025 dan melaporkan kepada otoritas yang berwenang untuk mendaftarkan kebutuhan rencana modal untuk tahun 2025 sebesar lebih dari VND 89.200 miliar.
Selama ini, Kementerian Perhubungan selalu mempertahankan hasil pencairan lebih tinggi dari rata-rata nasional (Foto ilustrasi).
Pada tanggal 6 Desember 2024, Perdana Menteri mengeluarkan Keputusan No. 1523/QD-TTg yang menetapkan perkiraan anggaran negara secara rinci untuk tahun 2025, di mana Kementerian Perhubungan diberi alokasi dana sebesar VND 71,135 miliar.
"Jika memasukkan kelebihan pendapatan dari tahun 2021, 2022, 2023, total rencana modal untuk tahun 2025 adalah sekitar 87.000 miliar VND," demikian informasi dari Departemen Perencanaan dan Investasi.
Menurut pimpinan Departemen Perencanaan dan Investasi, untuk memenuhi tugas pencairan dana pada tahun 2025, maka yang dibutuhkan oleh investor/badan pengelola proyek adalah mempercepat realisasi pencairan proyek sejak hari pertama dan bulan pertama di tahun 2025.
Departemen Perencanaan dan Investasi akan berkoordinasi dengan investor untuk memberikan saran kepada Menteri agar menugaskan rencana 2025 kepada proyek-proyek sebelum 31 Desember 2025.
"Investor perlu mengembangkan rencana pencairan terperinci untuk setiap bulan dan kuartal, mengidentifikasi item pencairan penting untuk setiap proyek, dan melaporkannya kepada Kementerian sebelum 31 Januari 2025 sebagai dasar untuk manajemen dan evaluasi hasil implementasi," usul Departemen Perencanaan dan Investasi.
Sebelumnya, dalam laporan realisasi penyaluran tahun 2024, Kementerian Perencanaan dan Investasi menyebutkan, dari total alokasi dana sebesar hampir Rp75.500 miliar yang ditetapkan oleh Perdana Menteri hingga akhir November lalu, Kementerian Perhubungan baru menyalurkan sekitar Rp52.750 miliar, atau mencapai 70% dari target, atau lebih tinggi dari realisasi penyaluran nasional (60,4%).
[iklan_2]
Sumber: https://www.baogiaothong.vn/bo-gtvt-giai-ngan-87000-ty-dong-trong-nam-2025-192241216221627629.htm







Komentar (0)