Pada pertemuan tersebut, Letnan Jenderal Senior Hoang Xuan Chien menekankan bahwa sejak Dialog Kebijakan Pertahanan Vietnam-Australia ke-7 (Maret 2024) hingga saat ini, kerja sama pertahanan Vietnam-Australia telah dilaksanakan secara aktif dan efektif di banyak bidang, sepadan dengan kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara, terutama di bidang-bidang seperti: pertukaran delegasi, kontak di semua tingkatan, terutama tingkat tinggi; kerja sama pelatihan, pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa, kerja sama militer, berbagi informasi, kedokteran militer, mengatasi konsekuensi perang...
Letnan Jenderal Senior Hoang Xuan Chien menyambut Bapak Hugh Jeffrey di kantor pusat Kementerian Pertahanan Nasional.
FOTO: NT
Kementerian Pertahanan Nasional Vietnam mendukung Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN- Australia dan upaya Kementerian Pertahanan Australia untuk lebih memperkuat kerja sama pertahanan dengan ASEAN, termasuk penyelenggaraan Dialog Pertahanan Tingkat Tinggi Australia -ASEAN yang pertama (Mei 2025).
Pada saat yang sama, sangat menghargai kepositifan dan proaktif Australia dalam mekanisme multilateral regional, khususnya Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN Plus (ADMM+).
Letnan Jenderal Senior Hoang Xuan Chien menegaskan bahwa kerja sama pelatihan merupakan fondasi hubungan pertahanan kedua negara. Selain itu, beliau berharap Kementerian Pertahanan Australia akan mempertimbangkan peningkatan jumlah beasiswa sarjana dan magister di beberapa jurusan yang dibutuhkan Vietnam; dan menyambut baik Australia untuk terus mengirimkan tentaranya untuk belajar bahasa Vietnam di Akademi Ilmu Militer dan kursus perwira pertahanan internasional di Akademi Pertahanan Nasional.
Letnan Jenderal Senior Hoang Xuan Chien saat berdialog
FOTO: NM
Dalam dialog tersebut, kedua belah pihak juga membahas situasi dunia dan regional serta isu-isu yang menjadi perhatian bersama. Letnan Jenderal Senior Hoang Xuan Chien menekankan bahwa Vietnam secara konsisten menjalankan kebijakan luar negeri yang mandiri, berdikari, damai, bersahabat, bekerja sama dan membangun, multilateralisasi, dan diversifikasi hubungan luar negeri; siap bekerja sama dengan negara-negara dan organisasi internasional untuk perdamaian, kerja sama, dan pembangunan; serta teguh pada kebijakan pertahanan "empat tidak".
Vietnam menganjurkan penyelesaian semua sengketa dan ketidaksepakatan di Laut Timur dengan cara damai berdasarkan hukum internasional, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut; mematuhi Deklarasi tentang Perilaku Para Pihak di Laut Timur; mempromosikan penyelesaian awal negosiasi dan penandatanganan kode etik para pihak di Laut Timur yang substantif, efektif dan efisien.
Dalam dialog tersebut, Bapak Hugh Jeffrey menegaskan bahwa hubungan pertahanan merupakan pilar utama dalam mengembangkan hubungan kedua negara. Beliau ingin mempelajari lebih lanjut tentang bentuk dan bidang yang membutuhkan kerja sama yang lebih erat di masa mendatang untuk mengatasi tantangan bersama.
Tuan Hugh Jeffrey saat berdialog
FOTO: NM
Wakil Sekretaris Jenderal Pertahanan Australia juga setuju dengan penilaian Kementerian Pertahanan Vietnam mengenai kerja sama pertahanan antara kedua negara belakangan ini dan menekankan masalah Laut Timur, seraya menyarankan bahwa negara-negara perlu menjaga rasa hormat terhadap kedaulatan masing-masing negara, hukum internasional, dan aturan umum.
Di akhir dialog, kedua belah pihak menandatangani rencana kerja sama tiga tahun untuk 2025-2027.
Sumber: https://thanhnien.vn/bo-quoc-phong-hoan-nghenh-uc-cu-quan-nhan-sang-hoc-tieng-viet-185250812123312325.htm
Komentar (0)