Dalam kunjungan terakhir ke Stadion Emirates, MU belum meraih hasil yang baik. "Setan Merah" telah kalah 4 pertandingan berturut-turut dan hanya mencetak 3 gol melawan "The Gunners". Skuad MU semakin rapuh dalam pertandingan ini ketika Varane dan Luke Shaw cedera. Meskipun MU mendatangkan pemain baru seperti Sergio Reguillon dan Sofyan Amrabat di hari terakhir bursa transfer, hal itu tetap tidak meyakinkan para penggemar.
Arsenal tak terkalahkan di Liga Primer dengan 2 kemenangan dan 1 hasil imbang. Terlepas dari absennya Jurrien Timber dan Thomas Partey, pelatih Mikel Arteta memiliki skuad yang sangat kuat.
Declan Rice, yang didatangkan Arsenal dengan harga £105 juta, terus bermain di posisi terdalam di lini tengah. Ia membuktikan kemampuannya untuk menggantikan Thomas Partey. Pemain Inggris ini mengoordinasikan bola dengan sangat baik dan membantu The Gunners mendominasi lini tengah sepenuhnya. Tak hanya piawai bertahan, banyaknya pergerakan Declan Rice juga membuat lini pertahanan MU kesulitan bertahan. Pada menit ke-90+6, ia secara pribadi menyelesaikan permainan dengan akurat, membawa tim tuan rumah unggul 2-1.

Declan Rice membuktikan kemampuannya dengan gol pada menit ke-90+6
Dalam 90 menit terakhir, Arsenal juga menunjukkan keunggulan mereka atas MU. The "Gunners" tidak lagi menyerang dengan terburu-buru, melainkan bermain solid, menciptakan banyak kombinasi serangan yang membuat MU takluk. Meskipun MU sempat unggul lewat aksi apik Rashford di menit ke-27, anak-anak asuh Mikel Arteta tetap bermain tenang dan membawa keunggulan. Gol penyeimbang sang kapten Odegaard di menit ke-29 dan gol 3-1 Gabriel Jesus di menit-menit akhir injury time babak kedua setelah "menari-nari" di depan pertahanan MU menjadi bukti nyata.
Kemenangan 3-1 atas MU juga membantu Arsenal naik ke posisi ke-4 dengan 10 poin. Kemenangan ini merupakan kemenangan kelima berturut-turut The Gunners atas MU di Liga Primer. Usai pertandingan, gelandang Declan Rice menegaskan bahwa jika mereka mampu mempertahankan kepercayaan diri saat ini, mereka siap bersaing memperebutkan gelar juara di ajang mana pun.

Arsenal tunjukkan kedewasaan lewat permainan tenang lawan MU
MU masih bermain tidak konsisten dan kurang tajam dalam menyerang seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya. Pemain baru yang paling dinantikan "Setan Merah", Hojlund, masuk di babak kedua, tetapi juga tidak meninggalkan jejak.
MU kini turun ke posisi ke-11. Setelah FIFA Days, mereka akan menghadapi tantangan dari Brighton, Burnley, dan Crystal Palace. Anak-anak asuh Erik ten Hag harus meningkatkan performa mereka jika ingin bersaing memperebutkan posisi 4 besar Liga Primer musim ini.

Pelatih Erik ten Hag tentu tak senang dengan kekalahan dari Arsenal
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)