Pada menit ke-90+1 pertandingan babak penyisihan grup SEA Games ke-30 (2019), Nguyen Hoang Duc mencetak gol spektakuler dari jarak jauh yang membuat Stadion Rizal Memorial bergemuruh. Gol menakjubkan dari gelandang kelahiran 1998 ini membantu tim U22 Vietnam melakukan comeback dramatis, mengalahkan U22 Indonesia 2-1. Lebih jauh lagi, juga di Stadion Rizal Memorial, tim yang dipimpin oleh pelatih Park Hang-seo kemudian mengalahkan Indonesia 3-0 di final, memenangkan medali emas SEA Games yang berharga setelah penantian selama 60 tahun (sejak 1959).
Hoang Duc pernah mencetak gol spektakuler di Stadion Memorial Rizal.
Di SEA Games 2019, Hoang Duc adalah pemain kunci bagi tim U22 Vietnam. Empat tahun kemudian, gelandang dari Viettel FC ini kini menjadi harapan utama tim nasional Vietnam. Performa dan penampilannya memberikan dampak signifikan pada gaya bermain dan hasil tim di bawah asuhan pelatih Troussier. Baik ditempatkan sebagai penyerang maupun gelandang, Hoang Duc akan memiliki kesempatan untuk membuat perbedaan. Bintang berusia 25 tahun ini tentu saja bersemangat untuk mencetak gol lagi di Stadion Memorial Rizal, berkontribusi pada kemajuan penting Vietnam di babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tim tersebut berlatih di Stadion Rizal pada malam hari tanggal 15 November.
Pelatih Philippe Troussier: 'Saya sudah terbiasa dengan tekanan selama delapan bulan terakhir'
Tim nasional Vietnam saat ini masih memiliki tiga pemain yang berpartisipasi dalam SEA Games ke-30. Selain Hoang Duc, Hung Dung dan Tien Linh adalah dua pemain yang memenangkan medali emas di ajang olahraga regional tahun 2019 tersebut. Perlu dicatat, baik Dung maupun Linh meninggalkan jejak mereka di Stadion Memorial Rizal dengan gol-gol yang mereka cetak. Dan tentunya mereka ingin mengulang kenangan indah tersebut ketika tim Vietnam menghadapi Filipina.
Tien Linh mencetak total 6 gol sepanjang SEA Games 30. Di antaranya, striker Binh Duong FC ini mencetak satu gol di Stadion Rizal Memorial, melawan Kamboja U22 di semifinal. Lebih dari siapa pun, striker kelahiran 1997 ini ingin membuktikan dirinya sekarang untuk meredakan tekanan psikologis dan mengurangi sorotan publik. Pada tahun 2023, karier bermain Tien Linh terus-menerus terganggu oleh cedera, sehingga sulit baginya untuk mendapatkan kembali performa puncaknya. Striker berusia 26 tahun ini juga belum beruntung dengan tim nasional Vietnam, karena pelatih Troussier belum memberinya banyak kesempatan bermain. Sebuah gol saat ini dapat membantu Tien Linh mendapatkan kembali kepercayaan diri yang dibutuhkan dan menjadi pemain penyerang kunci bagi tim nasional Vietnam, seperti yang dilakukannya di babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 (5 gol).
Sementara itu, Hung Dung juga mencetak gol penting melawan tim U22 Indonesia di final SEA Games 30 di Stadion Rizal Memorial. Sekembalinya, gelandang Hanoi FC itu mengungkapkan: "Stadion Rizal Memorial terasa sangat familiar. Tapi masa lalu sudah berlalu, dan saya serta seluruh tim fokus pada pertandingan melawan Filipina. Tentu saja, apa yang telah terjadi telah memberi kami lebih banyak kepercayaan diri. Secara umum, ini adalah motivasi yang membantu kami untuk lebih kuat secara mental."
Pratinjau pertandingan Vietnam vs. Filipina: Mengincar tiga poin pertama mereka.
Tautan sumber








Komentar (0)