
Ikan nieng adalah ikan air tawar yang hidup di sungai yang jernih dan berarus deras. Masyarakat Bh'noong menganggap ikan nieng sebagai anugerah dari surga dan hanya menangkapnya pada waktu yang tepat, memastikan ikan tersebut tidak ditangkap secara berlebihan, sehingga membantu menjaga populasi ikan.
Setelah ditangkap, ikan nieng langsung diolah untuk memastikan kesegarannya. Ikan dibersihkan tanpa isi perut, dimarinasi dengan garam, MSG, lada hitam, daun rotan, cabai, dan beberapa rempah khas daerah pegunungan. Setelah dimarinasi, ikan dibungkus dengan daun dong—sejenis daun besar dan tebal yang beraroma ringan.
Setelah dibungkus dengan rapi, ikan dipanggang selama kurang lebih 30 menit. Panas dari tungku arang membakar daun dong, melepaskan setiap lapisan rasa dan saripati ikan secara bertahap. Ketika lapisan luar daun dong mulai terbakar dan mengeluarkan aroma khas, ikan sudah matang sempurna. Setelah dikupas, daging ikan di dalamnya berwarna putih, lembut, dan manis, bercampur dengan rasa pedas cabai rawit, sedikit rasa asin, dan sedikit rasa pahit usus ikan, menciptakan hidangan yang unik dan tak terlupakan.
Ikan Nieng bakar dengan daun dong tak hanya menjadi sajian lezat namun juga budaya kuliner unik masyarakat Bh'noong di tengah pegunungan Truong Son.
Sumber: https://baodanang.vn/ca-nieng-nuong-la-dong-3299590.html
Komentar (0)