Pada sore hari tanggal 5 Oktober, pada konferensi pers tentang masalah sosial-ekonomi Kota Ho Chi Minh, Bapak Ho Tan Minh, Kepala Kantor Departemen Pendidikan dan Pelatihan (DOET), mengatakan bahwa para pemimpin lembaga pendidikan harus bertanggung jawab, memperkirakan, dan mempublikasikan pendapatan dan pengeluaran dengan jelas sehingga orang tua dan siswa dapat memahami dengan jelas.
Menurut Bapak Minh, peraturan tentang pengumpulan dana sponsor sudah sangat jelas dan lembaga pendidikan telah diinstruksikan dan dilatih. Namun, beberapa unit belum mengikuti prosedur yang benar, mengumpulkan dana secara berlebihan, dan mengumpulkan dana secara melanggar peraturan. Departemen telah melakukan inspeksi mendadak terhadap lembaga pendidikan ketika ada pengaduan, dan rencana inspeksi tahunan juga mencakup inspeksi terkait masalah ini.
Bapak Ho Tan Minh, Kepala Kantor Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh.
"Kepala sekolah harus memahami dan mendiskusikan informasi terkait dengan komite perwakilan orang tua di kelas dan sekolah untuk mencapai kesepakatan bersama. Tidak ada konsep dana kelas atau dana sekolah. Tidak boleh ada sumber pendapatan di sekolah yang tidak diketahui oleh kepala sekolah," ujar Bapak Minh.
Terkait kasus siswa kelas 1/2 Sekolah Dasar Hong Ha yang memungut dan membelanjakan uang secara melanggar peraturan, Bapak Minh menambahkan bahwa setelah menerima informasi tersebut, Departemen meminta kepala sekolah untuk mengembalikan sejumlah uang yang dipungut dan dibelanjakan secara melanggar peraturan tersebut kepada orang tua.
"Orang tua harus memahami dengan jelas pendapatan dan pengeluaran sekolah, dan kepala sekolah harus bertanggung jawab. Bagi lembaga pendidikan, setelah perbaikan dan peninjauan, jika kepala unit masih melakukan kesalahan, akan ada bentuk penanganan lain yang lebih tinggi," tegas Bapak Minh.
Pada malam tanggal 28 September, setelah menerima instruksi dari Dinas Pendidikan dan Pelatihan Distrik Binh Thanh, Kota Ho Chi Minh, kelas 1/2 Sekolah Dasar Hong Ha mengadakan rapat orang tua setelah jam sekolah untuk mengklarifikasi masalah pembayaran masing-masing siswa sebesar 10 juta VND untuk dana kelas, pengeluaran hampir 230 juta VND untuk perbaikan ruang kelas, dan pengembalian dana yang telah dikeluarkan secara melanggar peraturan. Kepala Sekolah Bui Thi Hai Yen mengatakan bahwa formulir pembayaran harus ditandatangani dan diterima langsung di tempat.
Lam Ngoc
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)