Tidak dapat disangkal bahwa AC membantu kita tidur lebih baik, menghindari rasa panas dan berkeringat di malam hari.
Namun, penggunaan AC yang tidak tepat atau berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh, terutama tenggorokan dan saluran pernapasan atas. Akibatnya, banyak orang setelah bangun tidur mengalami sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau mulut kering.
Kondisi ini tidak hanya tidak nyaman tetapi juga memengaruhi kesehatan jika berkepanjangan, menurut situs kesehatan Onlymyhealth (India).
Berikut ini beberapa penyebab sakit tenggorokan saat tidur di AC dan cara mengatasinya.
Tidak dapat disangkal bahwa AC membantu kita tidur lebih baik, menghindari rasa panas dan berkeringat di malam hari.
Foto: AI
Udara kering
Pendingin udara bekerja dengan menyerap kelembapan dari udara untuk mendinginkannya. Hal ini membuat kamar tidur lebih kering, sehingga tenggorokan, hidung, dan mulut kita lebih rentan kehilangan kelembapan alaminya.
Bagi orang yang punya kebiasaan tidur dengan mulut terbuka atau mendengkur, kondisi ini makin parah ketika udara kering langsung masuk ke tenggorokan sehingga menimbulkan rasa kering dan sedikit perih saat bangun tidur.
Dehidrasi
Udara kering yang dikombinasikan dengan kurangnya minum air di siang hari akan menyebabkan selaput lendir di tubuh Anda (termasuk tenggorokan dan hidung) kekurangan kelembapan. Ketika tubuh Anda tidak terhidrasi, Anda lebih mungkin mengalami sakit tenggorokan setelah tidur selama 7-8 jam di lingkungan yang dingin dan kering.
Filter AC kotor
Seiring waktu, AC dapat menumpuk debu dan bahkan jamur. Jika filter tidak dibersihkan secara teratur, zat-zat ini dapat tertiup kembali ke dalam ruangan, menyebabkan alergi, iritasi tenggorokan, atau bahkan gejala pernapasan ringan.
Menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA), kualitas udara dalam ruangan yang buruk dapat menyebabkan sakit tenggorokan, batuk, dan banyak gejala lainnya.
Suhu AC terlalu rendah
Suhu dingin membantu tubuh rileks, tetapi jika Anda menyetel AC terlalu dingin (di bawah 22°C), udara dingin dapat menyempitkan otot tenggorokan dan semakin mengeringkan mukosa hidung.
Bagi sebagian orang, udara dingin juga memicu respons peradangan ringan, membuat tenggorokan terasa sakit atau sesak keesokan paginya.
Arah angin AC
Jika AC bertiup langsung ke wajah atau dada, aliran udara dingin yang terus-menerus selama berjam-jam dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.
Untuk menghindari sakit tenggorokan saat tidur dengan AC, sebaiknya atur suhu udara menjadi 23-25°C agar udara sejuk namun tidak terlalu dingin.
Menggunakan pelembap udara di dalam ruangan membantu menjaga udara agar tidak kering, sehingga tenggorokan terlindungi dengan lebih baik.
Anda juga perlu membersihkan AC secara berkala untuk menghilangkan debu dan bakteri.
Minumlah air yang cukup sepanjang hari dan simpan segelas air di samping tempat tidur Anda untuk membantu tubuh Anda terhindar dari dehidrasi.
Selain itu, hindari membiarkan AC bertiup langsung ke arah Anda dan gunakan semprotan hidung saline sebelum tidur.
Sumber: https://thanhnien.vn/cach-ngu-may-lanh-ma-khong-bi-dau-hong-185250621233553108.htm
Komentar (0)