Kehidupan bocah Afrika miskin itu berubah berkat pertemuannya dengan seorang pria Vietnam.
Báo Dân trí•10/05/2024
(Surat Kabar Dan Tri) - Dari seorang anak laki-laki yang mengenakan pakaian compang-camping, bertelanjang kaki, dan tinggal di rumah lumpur, Mativado kini berpakaian rapi, diajak berlibur ke seluruh Vietnam, dan bertemu dengan para selebriti. Kehidupan anak laki-laki itu berubah total ketika ia diberi julukan "Lôi Con" (Lôi Kecil).
Lôi Con adalah nama yang familiar bagi banyak netizen Vietnam, karena telah muncul di berbagai video Quang Linh Vlogs (27 tahun, dari provinsi Nghe An). Nama asli Lôi Con adalah Mativado, dan ia berusia 5 tahun. Ia lahir dari keluarga miskin di Angola, kekurangan banyak hal. Dalam video yang dibagikan oleh Quang Linh Vlogs, saat pertama kali bertemu, bocah itu masih kecil, mengenakan pakaian compang-camping, dan tanpa sepatu, sering datang menerima bantuan dari kelompok Quang Linh. Lebih dari tiga tahun lalu, orang tua Lôi Con melamar pekerjaan di pertanian Quang Linh. Berkat itu, Lôi Con menerima perawatan dan perhatian dari pria Vietnam tersebut dan banyak orang Vietnam lainnya di pertanian. Quang Linh bahkan mengadopsi bocah itu dan menghabiskan banyak waktu bersamanya, merawat makanannya dan membelikannya pakaian baru.
Loi Con dalam pakaian tradisional Vietnam (Foto: Quang Linh Vlogs).
Kelucuan dan keimutan bocah Afrika itu dengan cepat menjadi sebuah "fenomena," membuat video Quang Linh semakin menarik bagi para penonton. Berkat interaksinya dengan banyak orang Vietnam di Angola, Loi Con berbicara bahasa Vietnam dengan sangat baik. Dia tahu banyak lagu anak-anak Vietnam seperti "Burung Bangau Kecil," "Gajah Kecil di Buon Don," dan "Nenek, Nenek"... Kehidupan Loi Con telah meningkat secara signifikan sebagai hasilnya. Dia bisa mengikuti ayah angkatnya, Quang Linh, untuk menemukan hal-hal baru. Loi Con juga berkesempatan bertemu dengan selebriti seperti Nona Thuy Tien. Sebelumnya, Loi Con sempat menjadi sensasi ketika menolak ciuman di pipi dari Nona Thuy Tien selama perjalanan amal beliau ke Angola. Pada akhir April, ia kembali ke Vietnam bersama ayah kandungnya dan Quang Linh. Ia disambut seperti "bintang cilik" oleh ratusan penggemar di Bandara Noi Bai di Hanoi.
Bocah Afrika itu diajak bermain di Kota Ho Chi Minh oleh Nona Thuy Tien (Foto: Quang Linh Vlogs).
Beberapa hari kemudian, bocah Afrika itu memulai perjalanan untuk menjelajahi pemandangan indah dan kuliner Vietnam bersama YouTuber terkenal tersebut. Perjalanan Lôi Con terus diperbarui di media sosial, dengan setiap unggahan menerima ribuan suka dan komentar. Ia disambut di banyak tempat, dengan banyak orang ingin berfoto dengan "idola" muda Afrika-nya. Ia mengunjungi Nghe An, kampung halaman Quang Linh, dan situs bersejarah Desa Sen, tempat kelahiran Presiden Ho Chi Minh, di distrik Nam Dan. Meninggalkan Nghe An, Lôi Con bergabung dengan rombongan untuk mengunjungi makam Jenderal Vo Nguyen Giap di Quang Binh, ibu kota kuno Hue, dan Da Nang untuk berenang dan menyaksikan naga menyemburkan api… Selama perjalanan kembali ke Vietnam ini, bocah Afrika itu juga bertemu kembali dengan Thuy Tien. Sebelumnya, Thuy Tien menarik perhatian ketika ia membagikan foto bersama Quang Linh Vlogs di halaman pribadinya. Ia mengungkapkan kegembiraannya bertemu kembali dengan Quang Linh Vlogs, Lôi Con, dan teman-teman mereka setelah lama berpisah. Ratu kecantikan itu menjadi "pemandu wisata," membawa Loi Con dan Quang Linh mengunjungi beberapa tempat di Kota Ho Chi Minh, seperti gedung tertinggi kedua di kota itu, Menara Bitexco, Kebun Binatang Saigon, dan Taman Dam Sen. Bocah Afrika itu juga dibawa oleh ayah angkatnya ke Delta Mekong dan merasakan sensasi makan durian matang yang jatuh dari pohon. Salah satu anggota kelompok yang berasal dari Afrika agak ragu-ragu dengan buah khas Delta Mekong ini, tetapi Loi Con memakannya dengan lahap.
Loi Con saat berlibur ke Vietnam (Foto: Quang Linh Vlogs).
Bocah itu telah dekat dengan Quang Linh dan banyak orang Vietnam lainnya di Afrika selama lebih dari 3 tahun. Oleh karena itu, dalam perjalanan kembali ke Vietnam ini, Loi Con juga berkesempatan mengunjungi keluarga anggota Tim Afrika. Diketahui bahwa perjalanan Loi Con ke Vietnam akan berlangsung sekitar 1-2 bulan. Setelah sekian lama dinantikan, Quang Linh akhirnya mewujudkan rencananya untuk membawa Loi Con ke Vietnam untuk melihat pemandangan indah dan menjelajahi kulinernya. Setelah mengikuti perjalanan bocah Afrika itu sejak awal, banyak orang berkomentar bahwa Loi Con benar-benar anak yang beruntung karena memiliki kehidupan yang memuaskan dan mengalami hal-hal baru berkat kebaikan hati orang-orang Vietnam.
Komentar (0)