Sepakbola Indonesia tengah mencari solusi bagi pemain naturalisasi
Menurut CNN Indonesia, beberapa klub di Liga 1 bersedia bernegosiasi dan membayar gaji yang cukup untuk merekrut pemain naturalisasi yang menganggur di Eropa agar dapat kembali bermain di negara ini. Dengan demikian, hal ini akan membantu mereka mempertahankan performa dan berpartisipasi dalam tim Indonesia di babak kualifikasi keempat wilayah Asia untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Tim Indonesia akan mengalami banyak kerugian dalam upaya mereka lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam foto, gelandang Thom Haye terlihat.
Foto: Reuters
Namun, baru-baru ini Thom Haye, salah satu dari enam pemain naturalisasi tim nasional Indonesia yang menganggur, telah berbicara tentang kemungkinan kembali bermain di negaranya. Ia tidak menutup kemungkinan apa pun, tetapi mengakui bahwa ia belum dapat mengambil keputusan saat ini.
"Ya, mungkin orang-orang akan sedikit kecewa dengan jawaban saya, tapi saya belum yakin klub mana (di Liga 1) yang akan saya bela saat ini. Saya cukup tenang, kita lihat saja perkembangan bursa transfer nanti, lihat saja nanti, akan ada lebih banyak daya tarik," ujar Haye dalam podcast "The Haye Way" di YouTube pada 21 Juni.
Thom Haye, 30 tahun, telah lama menjadi andalan tim nasional Indonesia, dengan 14 penampilan dan 2 gol. Ia pernah bermain untuk SC Heerenveen di Kejuaraan Nasional Belanda, tempat pemain tim nasional Vietnam, Doan Van Hau, bergabung pada 2019-2020.
Pada musim 2024-2025, Haye bergabung dengan Almere City Club di divisi dua Belanda, bermain sebanyak 30 pertandingan. Namun setelah musim berakhir, kontraknya tidak diperpanjang, membuatnya menganggur seperti sekarang.
Serupa dengan Thom Haye, terdapat pula Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, Rafael Struick, Shayne Pattynama, dan Jordi Amat. Mereka adalah pemain-pemain penting bagi timnas Indonesia, mengingat babak kualifikasi keempat Piala Dunia 2026 di Asia hanya tinggal sekitar tiga bulan lagi. Oleh karena itu, hal ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi para penggemar sepak bola di nusantara.
Tim Indonesia memiliki harapan besar di babak kualifikasi keempat Piala Dunia 2026 di Asia, tetapi menghadapi masalah dengan banyaknya pemain kunci yang menganggur.
Foto: Reuters
CNN Indonesia melaporkan bahwa Persija Jakarta telah mengajukan tawaran kepada Thom Haye, tetapi sang pemain belum menerimanya. Sementara itu, Thom Haye juga mengungkapkan bahwa ia tertarik dengan beberapa klub di Bundesliga (Jerman), Eredivisie (Belanda), Serie A (Italia), dan bahkan J-League 1 (Jepang). Oleh karena itu, ia masih menunggu kesempatan untuk bergabung dengan salah satu klub di liga yang lebih tinggi untuk berkompetisi di musim 2025-2026.
"Saya sudah mencoba menjelaskan sebelumnya, dan saya belajar dari masa lalu, kita tidak bisa menutup pintu untuk segala hal sebelum hal itu pasti terjadi. Karena, kita tidak pernah tahu apa hasilnya nanti. Jadi, mari kita tunggu dan lihat apa yang terjadi. Bagi saya, semua peluang masih terbuka," tegas Thom Haye.
Menurut Thom Haye, bukan hanya dirinya, tetapi juga para pemain tim Indonesia lainnya yang belum memiliki klub baru untuk bergabung, juga dengan sabar menunggu kesempatan. Tujuan mereka adalah tetap berharap dapat bermain di klub yang sesuai dan turnamen berkualitas, untuk terus meningkatkan kemampuan mereka.
Thom Haye juga menegaskan, dirinya dan rekan-rekannya di tim Indonesia menargetkan meraih juara pertama di salah satu dari dua grup (yang diundi pada 17 Juli) pada babak kualifikasi keempat wilayah Asia untuk meraih tiket langsung ke Piala Dunia 2026.
"Kami tidak memikirkan posisi kedua (play-off), tetapi tentang menjadi pemuncak grup untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Hanya setelah hasil undian grup keluar, semuanya akan lebih jelas, termasuk apakah kami harus bermain di Qatar atau Arab Saudi," ujar Thom Haye.
Source: https://thanhnien.vn/cau-thu-nhap-tich-indonesia-khong-muon-ve-nuoc-thi-dau-that-nghiep-den-bao-lau-185250622103448536.htm
Komentar (0)