Pada tanggal 15 Agustus, Kementerian Kesehatan menginformasikan bahwa Departemen Ibu dan Anak baru saja mengirimkan dokumen kepada Departemen Kesehatan di 34 provinsi dan kota; Rumah Sakit di bawah Kementerian Kesehatan dan layanan kesehatan kementerian dan cabang tentang perbaikan penerbitan dan penggunaan akta kelahiran, pencegahan eksploitasi jual beli bayi baru lahir.
Menurut Wakil Direktur Departemen Ibu dan Anak Nguyen Van Chi, akhir-akhir ini banyak media massa yang terus menerus memberitakan dan memuat artikel-artikel yang merefleksikan situasi akta kelahiran palsu, stempel palsu, akta kelahiran dan membantu dalam jual beli bayi baru lahir.
Dalam rangka menjamin kualitas penerbitan dan penggunaan akta kelahiran serta mencegah eksploitasi perdagangan anak, Kementerian Kesehatan meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Rumah Sakit di lingkungan Kementerian Kesehatan, Kepala Kementerian Kesehatan dan Kepala Sektor untuk memperkuat pengarahan dan memberikan instruksi secara menyeluruh kepada fasilitas pemeriksaan dan pengobatan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kebidanan di lingkungan provinsi dan kabupaten/kota untuk secara sungguh-sungguh melaksanakan penerbitan dan penggunaan akta kelahiran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Lembaga perizinan perlu memeriksa dokumen identitas ibu hamil sebelum menerbitkan akta kelahiran, untuk mencegah kasus-kasus yang memanfaatkan legalisasi akta kelahiran, membantu dan bersekongkol dalam perdagangan anak, serta praktik ibu pengganti (surrogasi) ilegal.
Unit terkait wajib melakukan interkoneksi data elektronik akta kelahiran dengan perangkat lunak layanan publik yang saling terhubung sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 63/2024/ND-CP tanggal 10 Juni 2024 tentang Penyelenggaraan Interkoneksi Elektronik 02 Kelompok Prosedur Administrasi, yaitu: pencatatan kelahiran, pencatatan tempat tinggal tetap, penerbitan kartu jaminan kesehatan bagi anak di bawah umur 6 tahun, pencatatan kematian, penghapusan pencatatan tempat tinggal tetap, penyelesaian biaya pemakaman, dan santunan kematian.
Unit-unit tersebut berkoordinasi dengan Departemen Kehakiman untuk mengarahkan dan membimbing Komite Rakyat di tingkat komune untuk memeriksa identitas ibu ketika melaksanakan prosedur pencatatan kelahiran, terutama dalam kasus di mana akta kelahiran tidak terhubung dengan perangkat lunak layanan publik, untuk mencegah kasus penggunaan akta kelahiran palsu untuk melegalkan perdagangan anak.
Apabila terdapat temuan atau dugaan oknum atau lembaga yang melakukan jual beli anak, maka wajib melaporkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui nomor hotline 111./.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/chan-chinh-viec-cap-giay-chung-sinh-de-phong-tranh-mua-ban-tre-so-sinh-post1055914.vnp
Komentar (0)