
Dorongan dari kecemasan
Beliau adalah Tran Van Phu, Direktur Koperasi Pertanian dan Perdagangan Dak Ka di Komune Quang Tin, Provinsi Lam Dong. Beliau juga merupakan penerima kehormatan Penghargaan Luong Dinh Cua tahun 2024 berkat upayanya yang tak kenal lelah dalam mengangkat citra kopi Vietnam di kancah dunia.
Kisah ini bermula pada tahun 2013, ketika Tuan Phu secara tidak sengaja membaca artikel yang mencantumkan 10 kopi termahal di dunia , tetapi tidak satu pun berasal dari Vietnam. Hal itu membuatnya khawatir, karena saat itu, Vietnam merupakan pengekspor kopi terbesar kedua di dunia.
Namun, mengapa kopi Vietnam masih "terlupakan" di peta kopi spesial? Menjelaskan paradoks ini, Bapak Phu menyadari bahwa sebagian besar kopi Vietnam adalah robusta komersial, dipanen dan dijual sebagai biji kopi mentah, tanpa klasifikasi yang cermat, tanpa investasi dalam pengolahan pascapanen. "Petani hanya fokus pada produktivitas dan tidak peduli dengan kualitas. Itulah yang membuat harga kopi kami tidak stabil dan merek kami tidak dikenal," ungkap Bapak Phu.
Dari keprihatinan ini, Bapak Phu memutuskan untuk mulai meneliti dan bereksperimen, dengan keinginan untuk membuat kopi spesial asli di tanah kelahirannya. Dengan hanya 1 hektar lahan kopi keluarganya, beliau dengan tekun mempelajari dan bereksperimen dengan teknik-teknik pengolahan canggih, termasuk metode madu untuk menciptakan cita rasa yang unik.
Pada tahun 2014, kopi spesial pertamanya lahir dan langsung dibeli oleh sebuah perusahaan di Kota Ho Chi Minh . Keberhasilan pertamanya ini sekaligus menjadi dorongan baginya untuk melanjutkan perjalanannya yang lebih panjang, yaitu menghubungkan pemuda setempat dan membentuk kelompok untuk menghasilkan kopi berkualitas tinggi.
Koperasi - landasan peluncuran bagi kopi untuk merambah lebih jauh
Pada tahun 2017, Bapak Phu secara resmi mendirikan kelompok produksi dengan 10 anggota, yang berfokus pada teknik budidaya dan pengolahan kopi spesial. 3 tahun kemudian, kelompok tersebut berkembang menjadi Koperasi Pertanian dan Komersial Dak Ka Cong Bang dengan tujuan menghasilkan kopi berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional.
Saat ini, koperasi ini beranggotakan 37 orang dan anggota asosiasi, 70% di antaranya adalah pemuda setempat, dengan luas lahan bahan baku hingga 100 hektar. Tak hanya itu, koperasi ini juga bekerja sama dengan koperasi dan kelompok koperasi lain di provinsi ini untuk berproduksi bersama, sehingga total produksi mencapai 200 ton kopi spesial per tahun. Infrastruktur juga diinvestasikan secara sistematis, termasuk rumah kaca pengering kopi seluas 1.000 m² dan bengkel pemanggangan seluas 220 m², dengan total investasi hingga 6 miliar VND. Berkat hal tersebut, kualitas kopi koperasi telah meningkat secara signifikan.
Upaya Bapak Phu dan rekan-rekannya tidak berhenti pada janji kualitas, tetapi telah dibuktikan dengan sertifikasi bergengsi. Produk kopi spesial Koperasi Dak Ka telah diakui oleh International Coffee Quality Institute (CQI) sebagai Fine Robusta – sebuah langkah maju yang besar bagi kopi robusta Vietnam. Selain itu, produk kopi bubuk FRD (Fine Robusta Daknong) Koperasi ini juga memenuhi standar OCOP bintang 3.
Dengan pendapatan lebih dari 1 miliar VND/tahun, Koperasi Dak Ka yang dipimpin oleh Bapak Phu menciptakan lapangan kerja yang stabil bagi banyak pekerja. Lebih penting lagi, Koperasi ini telah membawa cara kerja dan pemikiran baru bagi para petani di sini – beralih dari produksi skala kecil yang mengejar hasil, menuju pertanian berkelanjutan yang mengutamakan kualitas.
Pada tahun 2024, Komite Sentral Persatuan Pemuda Komunis Ho Chi Minh mengumumkan Bapak Tran Van Phu sebagai salah satu dari 36 pemuda berprestasi penerima Penghargaan Luong Dinh Cua ke-19. Penghargaan ini merupakan penghargaan yang pantas atas upaya beliau yang tenang namun gigih selama dekade terakhir, dalam membawa kopi lokal mendekati standar internasional.
Berbicara tentang arah masa depannya, Bapak Phu menegaskan: “Saya akan terus memperluas area bahan baku, berinvestasi pada mesin dan teknologi yang lebih modern, serta mengembangkan merek FRD lebih lanjut. Saya berharap dapat berkontribusi dalam membangun reputasi kopi Vietnam di pasar dunia.”
Sumber: https://baolamdong.vn/chang-trai-voi-khat-vong-dua-ca-phe-vuon-tam-quoc-te-387920.html
Komentar (0)