(CLO) Pemerintah Thailand telah menyetujui rancangan undang-undang untuk melegalkan perjudian dan kasino, sebuah langkah yang bertujuan untuk meningkatkan pariwisata , lapangan kerja, dan investasi, kata Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra pada hari Senin.
Menurut rencana pemerintah, undang-undang tersebut akan diserahkan ke parlemen untuk dibahas, yang akan memungkinkan kegiatan perjudian berlangsung di kompleks hiburan berskala besar.
Kasino dan sebagian besar bentuk perjudian ilegal di Thailand, tetapi taruhan sepak bola dan perjudian ilegal merajalela dengan taruhan uang dalam jumlah besar. Hanya beberapa bentuk perjudian yang diizinkan, seperti pacuan kuda yang dikendalikan negara dan lotere negara.
Ilustrasi: GI
Beberapa negara tetangga Thailand memiliki kompleks kasino besar dan pemerintah Thailand yakin bahwa tidak memiliki kasino legal berarti negara tersebut mengabaikan pendapatan dan gagal memanfaatkan potensi pariwisatanya.
Pariwisata merupakan pendorong utama ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara, dan Thailand memperkirakan jumlah wisatawan akan mencapai rekor tertinggi dalam beberapa tahun mendatang. "Legalisasi akan melindungi masyarakat dan juga menghasilkan lebih banyak pendapatan bagi negara," ujar Paetongtarn kepada para wartawan.
Pemerintah Thailand sebelumnya telah berupaya melegalkan dan mengatur perjudian untuk meningkatkan perekonomian, tetapi setiap upaya selalu menemui tentangan dari kaum konservatif di negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha.
Wakil Menteri Keuangan Julapun Amornvivat mengatakan langkah terbaru ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 5% hingga 10% dan meningkatkan pendapatan pariwisata sekitar 120 miliar baht hingga 220 miliar baht ($3,45 miliar hingga $6,32 miliar). Ia menambahkan bahwa sekitar 9.000 hingga 15.000 lapangan kerja baru akan tercipta.
Pendukung utama legalisasi perjudian adalah mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, ayah Paetongtarn, seorang tokoh berpengaruh di partai berkuasa Thailand.
Hoang Anh (menurut Bangkok Post, Reuters, TIE)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/chinh-phu-thai-lan-thong-qua-du-luat-hop-phap-hoa-song-bac-post330262.html
Komentar (0)