Dalam ringkasan angka operasi yang belum diaudit untuk bulan terakhir tahun 2023, Country Garden mengatakan penjualan terkontraknya pada bulan Desember mencapai nilai 6,91 miliar yuan (sekitar 23.700 miliar VND) dan luas 680.000 meter persegi.
Penjualan kontrak, sumber pendapatan utama perusahaan, turun hampir 70% pada bulan Desember dibandingkan tahun sebelumnya, menandai penurunan paling tajam dalam setahun, menurut pengajuan di Bursa Efek Hong Kong.
Country Garden, yang dulunya merupakan salah satu pengembang properti terbesar di Tiongkok, kini terlilit utang. Pendapatan dari kontrak merupakan sumber kas terpenting bagi pengembang untuk melunasi utangnya.
Kantor pusat Country Garden di Shanghai, Cina (Foto: Reuters).
Penjualan Country Garden mulai menurun signifikan pada April tahun lalu. Dalam laporan interim yang dirilis pada akhir September 2023, perusahaan mengakui mengalami kesulitan dengan situasi pendapatannya.
Total pendapatan kontrak Country Garden pada tahun 2023 mencapai 174,3 miliar yuan, turun 51% dari tahun 2022. Pendapatan yang dicapai pada tahun 2023 turun 69% dari tahun-tahun sebelum krisis.
Total pinjaman perusahaan hingga akhir Juni mencapai 257,9 miliar yuan, dalam bentuk obligasi dan pinjaman bank.
Dulunya merupakan mesin pertumbuhan ekonomi , industri real estat China telah terjerumus ke dalam krisis sejak Beijing memperketat pinjaman untuk investasi dan pembelian properti pada tahun 2020.
Likuiditas yang ketat telah menimbulkan risiko gagal bayar bagi sejumlah bisnis real estat China dan menyebabkan banyak proyek mandek.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)