Pada akhir sesi tanggal 21 Juli, VN-Index ditutup pada 1.485 poin, turun 12 poin (setara dengan 0,82%).
Indeks VN dibuka pada 21 Juli dengan optimisme, naik 11 poin di awal sesi. Namun, indeks dengan cepat turun di bawah level acuan di akhir sesi pagi akibat tekanan jual yang kuat akibat aksi ambil untung.
Sektor-sektor unggulan pasar seperti sekuritas, perbankan, dan properti belakangan ini mulai menunjukkan tanda-tanda diferensiasi yang jelas. Beberapa saham berkapitalisasi besar seperti HVN, VIC, danFPT berperan penting dalam indeks, membantu Indeks VN membatasi penurunannya.
Pada sesi sore, Indeks VN terus berfluktuasi kuat, mendekati level 1.490. Meningkatnya tekanan jual dari saham-saham besar seperti VHM, TCB, dan GEE, serta penyesuaian yang dilakukan oleh grup Sekuritas, memberikan tekanan yang signifikan pada indeks secara keseluruhan.
Sekitar pukul 14.00, VN-Index mencatat pemulihan berkat kepemimpinan kode perbankan seperti VPB,SHB , bersama dengan HVN dan FPT.
Namun, segera setelah itu, saham VIC tiba-tiba mengalami tekanan jual yang kuat, turun hingga 6%, berdampak negatif pada sentimen pasar dan menyebabkan indeks umum turun tajam.
Pada akhir sesi, VN-Index ditutup pada 1.485,05 poin, turun 12 poin (setara dengan 0,82%) dibandingkan sesi sebelumnya, menandai penurunan paling tajam dalam lebih dari sebulan.
Perusahaan Sekuritas Vietcombank (VCBS) berkomentar bahwa pasar telah turun secara signifikan setelah serangkaian hari yang panas. Sentimen investor menjadi lebih berhati-hati karena sektor-sektor yang menarik arus kas seperti sekuritas dan properti berada di bawah tekanan aksi ambil untung yang kuat, dengan penurunan rata-rata lebih dari 3%.
Menurut Dragon Capital Securities Company (VDSC), koreksi saat ini merupakan skenario yang wajar setelah Indeks VN mencoba melampaui ambang batas 1.500 poin. Meskipun likuiditas sedikit menurun, namun tetap tinggi, menunjukkan bahwa tekanan aksi ambil untung masih ada, sementara arus kas pendukung menunjukkan tanda-tanda mereda. Pasar diperkirakan akan terus terkoreksi pada sesi perdagangan 22 Juli, tetapi ini mungkin hanya fase penyeimbangan kembali setelah kenaikan pesat sebelumnya.
VCBS merekomendasikan agar investor mencermati perkembangan pasar di sesi-sesi mendatang dan membatasi pembelian pada harga tinggi. Peluang untuk mendapatkan dana segar (disbursement) mungkin muncul pada saham-saham dengan "kisah unik" di paruh kedua tahun 2025, terutama ketika pasar kembali mencapai keseimbangan dan volatilitas menurun. Saham-saham dalam kelompok Perbankan dan Teknologi seperti VPB, SHB, atau FPT dapat menjadi fokus perhatian.
Sumber: https://nld.com.vn/chung-khoan-ngay-mai-22-7-luc-ban-co-phieu-co-the-chua-dung-lai-196250721173154952.htm
Komentar (0)