Program ini diketuai oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, berkoordinasi dengan lembaga pers dan seni.
Hadir dalam acara tersebut Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Nguyen Van Hung; Pemimpin Redaksi Surat Kabar Nhan Dan, Ketua Asosiasi Jurnalis Vietnam Le Quoc Minh; dan perwakilan pimpinan kementerian pusat, cabang, dan kantor berita di seluruh negeri.

Dalam pidato pembukaannya, Menteri Nguyen Van Hung menegaskan: "100 tahun adalah perjalanan bagi sebuah pena untuk menjadi simbol dedikasi, kejujuran, dan tanggung jawab. Sejak surat kabar Thanh Nien yang didirikan oleh Presiden Ho Chi Minh , pers revolusioner Vietnam selalu mendampingi bangsa di setiap periode sejarah."

Menteri Nguyen Van Hung menekankan bahwa pers merupakan kekuatan pelopor dalam bidang ideologi dan budaya, "yang pertama-tama merintis jalan, yang kedua melaksanakan, dan yang ketiga merangkum".

Program ini dibagi menjadi 4 bab, menciptakan kembali sejarah perkembangan jurnalisme revolusioner melalui musik , tari, gambar dokumenter, dan karya-karya baru seperti The Torch Lights the Way, My Pride in Journalism, Like a Nameless Flower, Continuing the Story of Peace ...
Penonton menghidupkan kembali momen heroik dan emosional dalam perjalanan jurnalisme selama satu abad.

Program ini juga menyampaikan pesan yang kuat: Jurnalis masa kini tidak hanya melaporkan berita tetapi juga memimpin opini publik, menyebarkan nilai-nilai kebenaran, kebaikan, dan keindahan dalam konteks ledakan informasi.
Di era digital, pers harus semakin teguh pendirian, menjaga etika profesi, menguasai teknologi, dan terus menjadi pendukung terpercaya bagi rakyat.
Dengan keikutsertaan banyak seniman terkenal seperti Artis Rakyat Quoc Hung, Trong Tan, Thu Hang, bersama dengan kelompok tari dan paduan suara, program ini tidak hanya merupakan rasa terima kasih yang mendalam kepada para jurnalis, tetapi juga sebuah epik artistik yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan jurnalisme revolusioner Vietnam.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/chuong-trinh-nghe-thuat-ton-vinh-100-nam-bao-chi-cach-mang-viet-nam-post800307.html
Komentar (0)