Penumpang melakukan check-in sebelum penerbangan Moskow (Rusia) - Pyongyang (Korea Utara) pada malam 27 Juli - Foto: YONHAP
Menurut Kantor Berita TASS, sebuah Boeing 777-200ER milik Nordwind Airlines, yang membawa 440 penumpang, menyelesaikan perjalanan pulang pergi antara Moskow dan Pyongyang, menandai dimulainya kembali penerbangan langsung antara kedua ibu kota tersebut setelah jeda tiga dekade.
Sebelumnya pada 27 Juli, pesawat berangkat dari bandara Sheremetyevo dan mendarat di Pyongyang pada 28 Juli setelah sekitar 8 jam penerbangan.
Nordwind mengatakan pihaknya berencana untuk mengoperasikan rute ini dengan frekuensi satu penerbangan per bulan.
Menurut Kantor Berita Yonhap (Korea Selatan), sebagian besar penumpang dalam penerbangan ini adalah warga negara Korea Utara, bersama dengan beberapa warga Rusia, termasuk diplomat .
Berbicara kepada TASS, Matvey Krivosheev, seorang diplomat di Kedutaan Besar Rusia di Korea Utara yang baru-baru ini kembali ke Moskow, menekankan bahwa ini adalah penerbangan langsung pertama antara kedua ibu kota dalam hampir 30 tahun.
“Rute ini tentu akan menarik permintaan tinggi, tidak hanya dari wisatawan Rusia tetapi juga dari warga negara Korea Utara,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa pemulihan rute penerbangan tersebut merupakan hasil upaya signifikan dari kedua belah pihak, dan menyampaikan harapan bahwa langkah tersebut akan semakin meningkatkan kerja sama yang berkembang antara Rusia dan Korea Utara.
Sebelumnya, penerbangan komersial antara kedua negara terganggu karena pandemi COVID-19, dan baru dilanjutkan kembali pada Agustus 2023.
Saat ini, maskapai penerbangan Air Koryo Korea Utara mengoperasikan rute yang menghubungkan Pyongyang dan kota Vladivostok di Timur Jauh Rusia, dengan frekuensi tiga penerbangan per minggu.
Sumber: https://tuoitre.vn/chuyen-bay-cho-khach-tu-binh-nhuong-den-matxcova-lan-dau-tien-sau-30-nam-20250730131758854.htm
Komentar (0)