Mentransfer obat-obatan, perlengkapan, dan produk biologis yang dibeli dari anggaran negara untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19 ke pendapatan dari layanan pemeriksaan dan perawatan medis. |
Resolusi tersebut menyatakan bahwa, baru-baru ini, akibat merebaknya epidemi Covid-19, beberapa daerah dan fasilitas medis telah membeli obat-obatan, perlengkapan, dan produk biologis melebihi kebutuhan aktual dengan menggunakan anggaran negara untuk menyediakan perawatan dan pengobatan darurat bagi pasien Covid-19. Hingga saat ini, epidemi Covid-19 telah terkendali, sehingga penggunaan obat-obatan, perlengkapan, dan produk biologis tersebut untuk mencegah dan memerangi Covid-19 tidak lagi mendesak.
Oleh karena itu, Pemerintah memutuskan untuk memperbolehkan fasilitas pemeriksaan dan pengobatan medis menggunakan obat-obatan, perbekalan, dan produk biologi yang dibeli dari anggaran pendapatan dan belanja negara untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19, tetapi tidak sepenuhnya digunakan untuk melayani pemeriksaan dan pengobatan medis, sehingga dapat meminimalkan pemborosan.
Prinsip pembayaran bila digunakan untuk pemeriksaan dan pengobatan medis
Resolusi tersebut dengan jelas menyatakan bahwa untuk obat-obatan, perlengkapan, dan produk biologis yang dibeli dari anggaran negara untuk pencegahan dan pengendalian epidemi Covid-19 pada daftar pembayaran oleh Dana Asuransi Kesehatan (HIF): Fasilitas pemeriksaan dan perawatan medis hanya diizinkan untuk membayar dan memungut dari pembayaran bersama pasien dengan kartu asuransi kesehatan yang sama dengan harga pembelian sesuai dengan ketentuan undang-undang lelang, tetapi tidak lebih tinggi dari harga yang dibayarkan oleh badan asuransi sosial kepada fasilitas pemeriksaan dan perawatan medis sejak saat Resolusi ini mulai berlaku.
Bagi masyarakat yang tidak memiliki kartu jaminan kesehatan, sarana pemeriksaan dan pengobatan hanya diperbolehkan memungut biaya kepada pasien sebesar harga pembelian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan tidak boleh lebih tinggi dari harga yang telah dibayarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kepada sarana pemeriksaan dan pengobatan sejak berlakunya Keputusan ini.
Terhitung sejak tanggal berlakunya Resolusi ini, apabila fasilitas pemeriksaan dan perawatan kesehatan belum memiliki biaya yang dibayarkan oleh Dana Jaminan Kesehatan, maka biaya yang dibayarkan oleh Dana Jaminan Kesehatan untuk fasilitas pemeriksaan dan perawatan kesehatan lainnya di provinsi/kota pusat akan didasarkan pada biaya yang dibayarkan oleh Dana Jaminan Kesehatan untuk fasilitas pemeriksaan dan perawatan kesehatan lainnya di provinsi/kota pusat. Apabila belum ada biaya yang dibayarkan oleh Dana Jaminan Kesehatan pada fasilitas kesehatan lainnya di provinsi/kota pusat, pembayaran akan dilakukan sebesar harga pembelian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang lelang.
Terhadap obat, perbekalan, dan produk biologi yang dibeli dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang tidak ditanggung oleh jaminan kesehatan, fasilitas pemeriksaan dan pengobatan hanya diperbolehkan memungut biaya kepada pasien sebesar harga pembelian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang lelang.
Resolusi tersebut dengan jelas menyatakan bahwa jumlah uang yang dihimpun oleh fasilitas pemeriksaan dan pengobatan medis akan dibayarkan ke anggaran negara sesuai dengan ketentuan undang-undang tentang anggaran negara.
Tinjau jumlah obat-obatan, persediaan, dan produk biologis yang dibeli untuk meminimalkan limbah.
Pemerintah meminta Kementerian Kesehatan dan Komite Rakyat provinsi dan kota yang dikelola pusat untuk mengarahkan fasilitas pemeriksaan dan perawatan medis untuk secara proaktif meninjau jumlah obat-obatan, perlengkapan, dan produk biologis yang dibeli tetapi tidak sepenuhnya digunakan dari anggaran negara untuk memprioritaskan pekerjaan pencegahan dan pengendalian epidemi dan mentransfer penggunaan antara fasilitas pemeriksaan dan perawatan medis untuk mencegah dan mengendalikan epidemi Covid-19, meminimalkan pemborosan.
Kementerian Kesehatan dan Komite Rakyat provinsi dan kota yang dikelola pusat harus membimbing fasilitas pemeriksaan dan perawatan medis untuk berkoordinasi dengan badan Asuransi Sosial (SI) untuk melakukan pembayaran dan penyelesaian sesuai dengan peraturan dan membayar jumlah yang terkumpul ke dalam anggaran negara.
Selain itu, mengarahkan Kementerian Kesehatan dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan yang berkaitan dengan harga dan penyelesaian, menjamin kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan, efisiensi, dan mencegah terjadinya hal-hal yang negatif, kerugian, dan pemborosan.
Jaminan Sosial Vietnam mengarahkan Jaminan Sosial provinsi dan kota-kota yang dikelola pusat untuk berkoordinasi dengan Departemen Kesehatan dan fasilitas pemeriksaan dan perawatan medis untuk melaksanakan Resolusi ini.
Resolusi ini berlaku mulai 18 Agustus hingga 31 Desember.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)