Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

CNN: 'Indonesia secara bertahap menjadi tim Eropa'

VnExpressVnExpress08/03/2024

[iklan_1]

Versi CNN Indonesia menginginkan agar Federasi Sepak Bola Indonesia menghentikan naturalisasi pemain, untuk menghindari penurunan nilai pemain lokal.

Naturalisasi menjadi topik hangat di Indonesia, karena Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) baru saja memanggil empat pemain lagi ke tim nasional sepak bola, termasuk Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye, dan Ragnar Oratmangoen.

Pelatih Shin Tae-yong memiliki 10 pemain naturalisasi, semuanya lahir di luar negeri dan tidak tinggal di Indonesia.

Pelatih Shin Tae-yong saat sesi latihan timnas Indonesia di Turki pada Januari 2024. Foto: Kompas

Pelatih Shin Tae-yong saat sesi latihan timnas Indonesia di Turki pada Januari 2024. Foto: Kompas

Di bawah artikel "Indonesia secara bertahap menjadi tim Eropa sebelum pertandingan melawan Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno", CNN melaporkan bahwa Tjoe-A-On, Haye, dan Oratmangoen dipanggil meskipun mereka bukan warga negara Indonesia resmi, karena mereka masih harus dilantik di Jakarta pada 12 Maret. "PSSI memangkas proses naturalisasi untuk ketiga pemain ini, agar mereka dapat bermain dalam pertandingan melawan Vietnam. Pertandingan mendatang sangat penting," tulis surat kabar tersebut. "Bisakah para pemain ini membantu Indonesia menjadi lebih kuat dan mengalahkan Vietnam? Tidak ada jaminan, tetapi jika itu tidak terjadi, banyak orang akan sangat marah."

Surat kabar tersebut juga khawatir para pemain baru tidak akan mampu beradaptasi dengan gaya bermain Pelatih Shin dan rekan satu tim baru mereka. Dalam pemusatan latihan terakhir, persiapan Piala Asia pada Januari 2024, Pelatih Shin juga memperkenalkan tiga pemain naturalisasi, Justin Hubner, Shayne Pattynama, dan Sandy Walsh, tetapi mereka tidak bermain baik dalam pertandingan persahabatan melawan Libya 0-4 di Turki. "Debut para pemain baru kali ini lebih berisiko, karena ini adalah pertandingan resmi kualifikasi Piala Dunia 2026," tambah surat kabar tersebut.

PSSI dan pelatih Shin juga menerima kritik dari politisi Indonesia karena terlalu cepat menaturalisasi pemain. Pada Maret 2024, pelatih Korea tersebut pergi ke Italia, Belgia, dan Belanda untuk berbicara dengan para pemain naturalisasi, meyakinkan mereka untuk bermain di tim nasional. "Pak Shin sepertinya menerapkan idiom 'anjing terus menggonggong, kafilah terus bergerak'. Ia melanjutkan strategi pragmatisnya: menang adalah hal terpenting, sisanya tidak perlu dikhawatirkan," komentar surat kabar tersebut.

Surat kabar itu juga melaporkan bahwa Tuan Shin sudah putus asa dengan pemain-pemain asli Indonesia. Ia hanya memanggil mantan pemain lokal meskipun performa mereka buruk, dan mengabaikan pemain-pemain berprestasi yang bermain di Kejuaraan Nasional Indonesia. "Menurut Shin, perdebatan tentang pemain ras murni dan campuran sudah tidak relevan lagi di dunia modern saat ini," ujar penulis artikel tersebut.

Meskipun memiliki 10 pemain naturalisasi, rata-rata usia 28 pemain Indonesia yang bersiap menghadapi Vietnam hanya 24,8 tahun. Mereka bisa menjadi tulang punggung tim selama bertahun-tahun mendatang. "Masa depan sepak bola Indonesia telah ditentukan," tambah surat kabar itu. "Nilai pemain lokal tidak bisa diremehkan lagi. Jika PSSI menganggap ini rencana jangka pendek, mereka harus segera menghentikan naturalisasi pemain."

Hoang An


[iklan_2]
Tautan sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk