Kotoran telinga adalah bagian alami tubuh yang melindungi telinga dari kotoran, bakteri, dan serangga kecil. Namun, jika terlalu banyak kotoran telinga yang menumpuk, dapat menyebabkan telinga berdenging, gatal, dan bahkan memengaruhi pendengaran, menurut situs web kesehatan Verywell Health .
Brandi Jones, pakar kesehatan di AS, mengatakan bahwa hidrogen peroksida adalah salah satu larutan yang dapat melunakkan dan menghilangkan kotoran telinga secara efektif jika digunakan dengan benar.
Namun, penyalahgunaan atau penggunaan hidrogen peroksida secara berlebihan dapat menyebabkan risiko kerusakan telinga atau bahkan kehilangan pendengaran.
Hidrogen peroksida adalah salah satu larutan yang dapat melunakkan dan menghilangkan kotoran telinga secara efektif jika digunakan dengan benar.
Foto: AI
Hidrogen peroksida melunakkan kotoran telinga.
Hidrogen peroksida adalah pelunak kotoran telinga karena melepaskan molekul oksigen ketika bersentuhan dengan bahan organik seperti bakteri, kotoran, jamur, atau kotoran telinga. Reaksi ini menghasilkan suara menggelembung dan mendesis di telinga. Gelembung ini membantu melunakkan dan memecah kotoran telinga, sehingga lebih mudah dikeluarkan dari liang telinga.
Bila digunakan dalam dosis yang tepat, hidrogen peroksida dapat membantu menghilangkan kotoran telinga yang menumpuk tanpa memerlukan intervensi medis .
Anda dapat mengoleskan hidrogen peroksida ke telinga Anda dua kali sehari, hingga 4 hari berturut-turut. Setiap kali menggunakannya, ikuti petunjuk dokter Anda.
Foto: AI
Menggunakan pelunak kotoran telinga akan lebih efektif daripada membiarkannya atau mencoba menghilangkan kotoran telinga dengan benda tajam.
Namun, efektivitas hidrogen peroksida bergantung pada jenis kotoran telinga (kering atau basah), lokasinya, dan penyebab penumpukannya.
Cara menggunakan hidrogen peroksida dengan aman
Hidrogen peroksida yang digunakan untuk membersihkan telinga biasanya memiliki konsentrasi 3%. Jangan gunakan larutan dengan konsentrasi yang lebih tinggi karena dapat dengan mudah merusak kulit dan selaput lendir telinga.
Suhu larutan juga harus mendekati suhu tubuh untuk menghindari pusing saat digunakan.
Anda dapat mengoleskan hidrogen peroksida ke telinga Anda dua kali sehari, hingga 4 hari berturut-turut. Setiap kali menggunakannya, Anda harus mengikuti petunjuk dokter, khususnya:
- Miringkan kepala Anda sehingga telinga yang akan dibersihkan menghadap ke atas.
- Gunakan pipet yang bersih, teteskan sekitar 4-5 tetes ke dalam telinga.
- Tahan posisi ini selama 5 menit agar larutan dapat bekerja.
- Miringkan kepala Anda ke belakang untuk membiarkan larutan mengalir keluar.
- Gunakan handuk bersih untuk menyerap cairan yang mengalir keluar.
Setelah sekitar 15-30 menit, Anda dapat membilas telinga dengan air hangat secara perlahan. Jika Anda perlu membersihkan kedua telinga, Anda dapat mengulangi prosesnya dengan telinga yang satunya. Jangan pernah menggunakan benda seperti cotton bud, jepit rambut, atau benda tajam untuk membersihkan kotoran telinga karena dapat dengan mudah mendorong kotoran telinga lebih dalam atau menggores liang telinga.
Meskipun hidrogen peroksida efektif dalam membersihkan telinga, hal ini tidak direkomendasikan untuk semua orang.
Orang yang mempunyai masalah telinga seperti gendang telinga berlubang, tabung telinga, otitis eksterna, infeksi atau sakit telinga sebaiknya menghindari penggunaan obat ini karena dapat memperburuk kondisi, bahkan dapat menyebabkan kehilangan pendengaran jika larutan masuk ke belakang gendang telinga.
Selain menjaga kebersihan telinga, Anda juga harus menghindari penggunaan earbud secara berlebihan dan tidak membersihkan telinga secara berkala.
Bila muncul gejala seperti gatal telinga terus-menerus, gangguan pendengaran, telinga terasa penuh atau nyeri berkepanjangan, sebaiknya periksakan ke dokter spesialis THT agar mendapatkan penanganan yang aman.
Sumber: https://thanhnien.vn/co-nen-su-dung-o-xy-gia-lay-ray-tai-185250719145141229.htm
Komentar (0)