Coca-Cola akan meluncurkan versi baru minuman ringannya yang menggunakan gula tebu yang diproduksi di Amerika Serikat musim gugur ini, perusahaan mengumumkan pada 23 Juli, sebagai tanggapan atas klaim mantan Presiden Donald Trump bahwa ia telah "berhasil membujuk" perusahaan untuk mengganti pemanis.
Namun, Coca-Cola menekankan bahwa formula aslinya, yang menggunakan sirup jagung fruktosa tinggi, tidak akan digantikan. Versi gula tebu hanyalah pilihan tambahan untuk mendiversifikasi produk.
Minggu lalu, Trump mengumumkan di Truth Social bahwa Coca-Cola telah setuju untuk beralih dari sirup jagung ke gula tebu. Kenyataannya, perusahaan tersebut hanya memperkenalkan lini produk baru, bukan perubahan total.
Sirup jagung telah lama dikritik oleh beberapa pihak di pemerintahan Trump. Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, Robert F. Kennedy Jr., menyebutnya sebagai "resep untuk obesitas dan diabetes" dan menyerukan agar pemanis industri tersebut dihilangkan dari makanan.
Meskipun gula tebu diiklankan sebagai lebih alami, para ahli kesehatan mengatakan mengonsumsi terlalu banyak gula dalam bentuk apa pun berbahaya.
“Alih-alih berfokus pada jenis gula, pemerintah seharusnya mengurangi jumlah gula secara keseluruhan dalam makanan untuk melindungi kesehatan masyarakat,” kata Eva Greenthal dari Pusat Sains untuk Kepentingan Publik.
Meskipun Coca-Cola telah mulai menguji produk-produk baru, pesaingnya, PepsiCo, belum mengubah formula soda tradisionalnya. Namun, beberapa produk, seperti soda prebiotik dan merek Poppi yang baru saja diakuisisi, menggunakan gula tebu.
Bapak Ramon Laguarta, CEO PepsiCo, mengatakan bahwa harga gula di AS masih tinggi dan perlu ada kebijakan pertanian yang mendukung agar industri dapat bertransformasi secara berkelanjutan.
Langkah Coca-Cola ini diambil seiring dengan banyaknya perusahaan AS yang berkomitmen untuk menghilangkan pewarna buatan pada tahun 2028. Hal ini menunjukkan semakin besarnya tekanan dari konsumen dan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pangan, terutama dalam konteks pemerintah AS yang menggalakkan kampanye MAHA "Make America Healthy Again".
Sumber: https://baonghean.vn/coca-cola-ra-mat-nuoc-ngot-moi-tu-duong-mia-dap-ung-yeu-cau-cua-ong-trump-nhung-van-giu-cong-thuc-goc-10303014.html
Komentar (0)