Pada kesempatan kunjungan Sekretaris Jenderal dan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Vietnam, Kantor Berita Xinhua menerbitkan editorial yang menegaskan bahwa kapal persahabatan Vietnam-Tiongkok pasti akan bergerak menuju kesuksesan yang lebih besar.
Upacara penganugerahan Medali Persahabatan Republik Rakyat Tiongkok kepada Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong di Beijing, Tiongkok, 31 Oktober 2022. Foto: VNA
Enam tahun setelah kunjungan terakhirnya ke Vietnam, kunjungan kenegaraan Sekretaris Jenderal Tiongkok sekaligus Presiden Xi Jinping ke Vietnam pada 12-13 Desember dipastikan akan memperkuat kepercayaan politik timbal balik antara kedua negara dan mendorong kerja sama yang saling menguntungkan, tulis Kantor Berita Xinhua. Kunjungan ini juga akan memperkuat hubungan kedua bangsa, menciptakan momentum yang kuat untuk membuka babak baru dalam hubungan bilateral ke titik awal yang lebih tinggi. Selama bertahun-tahun, kedua negara telah sering melakukan pertukaran tingkat tinggi dan mencapai terobosan dalam kerja sama substantif, sementara hubungan kedua negara semakin mendapat dukungan luas dari rakyat. Hubungan istimewa "kamerad dan saudara" antara kedua negara telah membawa manfaat bagi rakyat kedua negara, mendorong perdamaian dan pembangunan di kawasan dan dunia. Persahabatan ini telah ditunjukkan dengan jelas dalam kebijakan luar negeri masing-masing negara, dengan menempatkan hubungan bilateral sebagai prioritas utama. Para pemimpin kedua belah pihak juga telah membangun kepercayaan politik yang kuat dan persahabatan yang mendalam untuk memetakan peta jalan bagi pengembangan hubungan bilateral di masa depan dan mengajukan arah strategis yang penting. Oktober lalu, Presiden Xi Jinping bertemu dengan Presiden Vietnam Vo Van Thuong dalam kunjungannya ke Tiongkok untuk menghadiri Forum Sabuk dan Jalan Ketiga untuk Kerja Sama Internasional. Tepat setahun sebelumnya, Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong menjadi pemimpin asing pertama yang mengunjungi Tiongkok setelah Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-20 dan dianugerahi Medali Persahabatan Republik Rakyat Tiongkok oleh Sekretaris Jenderal sekaligus Presiden Xi Jinping. Kedua pemimpin saling berkunjung pada tahun 2017, dengan kunjungan kenegaraan Xi Jinping ke Vietnam menjadi kunjungan luar negeri pertamanya setelah Kongres Nasional Partai Komunis Vietnam ke-19. Kerja sama kedua negara telah mencapai tingkat baru seiring mereka merayakan ulang tahun ke-15 Kemitraan Kerja Sama Strategis Komprehensif tahun ini. Tiongkok telah menjadi mitra dagang terbesar Vietnam selama bertahun-tahun, sementara Vietnam merupakan mitra dagang terbesar Tiongkok di ASEAN. Menurut Xinhua, setelah durian Vietnam resmi memasuki pasar Tiongkok tahun lalu, ekspor buah dan sayur ke Tiongkok telah tumbuh signifikan tahun ini, dengan target ekspor durian diperkirakan mencapai 1 miliar dolar AS.Pengepakan durian untuk ekspor ke Tiongkok di Dak Lak , Vietnam, 15 September 2023. Foto: Xinhua
Investasi Tiongkok di Vietnam terus meningkat, menduduki peringkat kedua dalam sembilan bulan pertama tahun ini. Dalam hal pertukaran antarmasyarakat, semakin banyak wisatawan Tiongkok yang memilih Vietnam sebagai tujuan wisata, sementara semakin banyak pelajar Vietnam yang memilih untuk belajar dan bekerja di Tiongkok. Kantor Berita Xinhua menekankan bahwa dunia saat ini sedang mengalami perubahan dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu abad, dan negara-negara sosialis seperti Tiongkok dan Vietnam telah berhasil mengembangkan jalur modernisasi mereka sendiri, berdasarkan kondisi nasional dan tren zaman. "Dengan aspirasi dan upaya bersama, kapal persahabatan Tiongkok-Vietnam pasti akan menuju kesuksesan yang lebih besar," pungkas Kantor Berita Xinhua.Laodong.vn
Komentar (0)