Penerapan platform teknologi pada bisnis real estat , termasuk aktivitas broker, merupakan tren yang tak terelakkan. Dengan dukungan teknologi, konsultan dan broker real estat akan berinteraksi dengan pasar dan pelanggan dengan cara tercepat dan paling efektif, sehingga membantu menghemat biaya dan waktu pelanggan.
Demikian pendapat Dr. Nguyen Van Dinh, Ketua Asosiasi Pialang Real Estat Vietnam, pada upacara peluncuran jaringan pialang real estat berbasis teknologi yang diselenggarakan oleh OneHousing di bawah One Mount Group bekerja sama dengan Asosiasi Pialang Real Estat Vietnam pada tanggal 27 Oktober di Hanoi .
Pelanggan merasakan platform teknologi yang melayani transaksi real estat pada 27 Oktober
Menurut Ketua Asosiasi Broker Real Estat Vietnam, di tengah persaingan pasar yang semakin ketat dan tuntutan pelanggan yang semakin tinggi, para broker real estat perlu berubah menjadi lebih profesional. "Khususnya, penerapan perangkat teknologi untuk mengelola data informasi dan meningkatkan pengalaman pelanggan sangatlah penting. Teknologi akan menjadi faktor kunci keberhasilan para broker," ujar Bapak Dinh.
Bapak Dinh menekankan bahwa Asosiasi Pialang Real Estat Vietnam mendukung perkembangan ini dan siap mendukung platform teknologi untuk mendukung aktivitas pialang real estat, termasuk jaringan pialang real estat berbasis teknologi yang dikembangkan oleh OneHousing. Namun, beliau juga mencatat bahwa platform real estat berbasis teknologi perlu memiliki tujuan bersama, yaitu untuk komunitas, pasar, serta keterbukaan dan transparansi.
Berbagi tentang jaringan pialang real estat teknologi, Bapak Nguyen Thanh Tung, Direktur Jenderal One Mount Real Estate, mengatakan bahwa ini adalah jaringan distribusi untuk produk apartemen, tanah perumahan, rumah bandar, dan proyek villa, dan merupakan platform teknologi yang melayani transaksi real estat.
Jaringan ini beroperasi dengan model ekonomi berbagi, di mana para broker yang berkontribusi pada penawaran (penjual) atau permintaan (pembeli) dapat saling bertemu, memenuhi kebutuhan, menutup transaksi, dan mencatat komisi dalam sistem. Menurut Bapak Tung, jaringan ini memiliki sejumlah perangkat unggulan seperti perangkat valuasi rumah, perangkat analisis dan perbandingan real estat, serta gudang data besar berisi 2 juta produk real estat...
"Teknologi dan data memainkan peran kunci dalam memastikan transaksi real estat yang transparan. Dari sumber data pasar, teknologi dapat memberikan informasi dan saran bagi pembeli dan penjual untuk membuat keputusan lebih cepat dan akurat. Sebagai konsultan, broker memiliki informasi untuk melayani banyak pelanggan, sehingga meningkatkan efisiensi penjualan," ujar Bapak Tung.
Dr. Nguyen Van Dinh juga menilai bahwa dengan jaringan real estat berbasis teknologi, pelanggan dapat mempelajari produk real estat sesuai kebutuhan dan keinginan mereka, baik dari rumah maupun di mana saja. Di sisi lain, penyedia proyek dan broker juga akan berinteraksi secara efektif dengan pelanggan berkat penerapan teknologi.
Di tengah pasar properti yang menghadapi kesulitan dan penurunan daya beli, Dr. Nguyen Van Dinh yakin bahwa dengan dukungan jaringan teknologi properti, pelanggan dapat menghemat biaya, menghemat waktu, dan menemukan produk properti yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini berkontribusi pada peningkatan daya beli dan mendorong transaksi di pasar properti.
Dr. Vo Tri Thanh, Direktur Institut Penelitian Strategi Merek dan Kompetitif, juga mengakui bahwa teknologi akan memainkan peran penting dalam membantu broker mempercepat transaksi, dengan informasi transparan untuk memastikan hak pembeli dan penjual.
Menurut Bapak Thanh, pasar properti mengalami asimetri informasi antara pembeli dan penjual. Tugas broker adalah menyediakan informasi yang akurat dan standar agar pembeli dan penjual dapat memilih dan mengambil keputusan. "Informasi yang akurat dan transparan hanya dapat diperoleh dari data pasar yang sebenarnya, melalui platform teknologi," ujar Bapak Thanh.
[iklan_2]
Source: https://nld.com.vn/kinh-te/cong-nghe-giup-nguoi-dan-tiet-kiem-chi-phi-khi-tim-mua-nha-dat-20231027114532901.htm
Komentar (0)