Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Cong Phuong kembali, pendatang baru U23 menunjukkan kemampuannya.

VTC NewsVTC News21/06/2023


Tim nasional Vietnam menang 1-0 melawan Suriah dengan satu-satunya gol dicetak oleh Pham Tuan Hai. Yang paling menggembirakan para penggemar bukanlah skornya, melainkan penampilan para pemain di lapangan. Tim Vietnam tampak telah bertransformasi melawan lawan yang kuat, meskipun baru saja mengecewakan tim Hong Kong (China).

Tim Vietnam mengalahkan Suriah.

Pelatih Troussier melakukan penyesuaian pada lini serang.

Berbeda dengan pertandingan melawan Hong Kong (China), pelatih Philippe Troussier memberi kesempatan kepada Nguyen Cong Phuong untuk menjadi starter menggantikan Pham Tuan Hai. Striker yang saat ini bermain untuk Yokohama itu tampil baik dalam kembalinya ke tim nasional Vietnam, meskipun ia hanya bermain setengah pertandingan.

Dengan formasi pressing tinggi, tim Vietnam membutuhkan penyerang independen yang dapat beroperasi secara efektif dan memberikan tekanan signifikan pada pertahanan lawan. Hal ini mencegah pemain Suriah untuk maju menyerang dan membantu tim Vietnam menghindari serangan balik.

Alasan Transformasi Vietnam: Cong Phuong Kembali, Pendatang Baru U23 Menorehkan Prestasi - 1

Cong Phuong bermain bagus di 45 menit pertama.

Dari segi gaya bermain dan pergerakan, Cong Phuong dan Nguyen Quang Hai bergantian mundur ke belakang untuk menerima bola, dengan hanya Van Tung yang bermain paling depan di lini serang. Ketika para pemain ini mundur ke belakang, jumlah pemain di lini tengah tim Vietnam meningkat drastis. Duet ini menjadi katalis yang membantu tim Vietnam mendominasi tim Suriah di babak pertama. Saat itu, Van Hau dan Van Thanh maju sangat jauh ke depan dan menguasai ruang terbuka.

Berkat gaya permainan ini, tim Vietnam memiliki banyak peluang dari kedua sisi lapangan. Selain itu, Cong Phuong dan Quang Hai selalu memiliki waktu dan ruang untuk menerima bola dan menembak dari dekat kotak penalti. Di babak kedua, gaya permainan ini dipertahankan, dan gol Tuan Hai tercipta sesuai harapan.

Lini tengah yang seimbang

Pelatih Troussier mengejutkan semua orang dengan memasukkan Nguyen Thai Son ke dalam susunan pemain inti tim nasional Vietnam. Pemain berusia 19 tahun itu melakukan debutnya untuk tim nasional. Namun, penampilannya di SEA Games 32 menjadi bukti bakatnya. Semua orang mengerti mengapa Pelatih Troussier mempercayai Thai Son.

Alasan Transformasi Vietnam: Kembalinya Cong Phuong, Pendatang Baru U23 Menorehkan Prestasi - Bagian 2

Thai Son adalah pemain yang ditemukan oleh pelatih Troussier.

Ia memiliki kemampuan untuk bergerak tanpa lelah. Di SEA Games ke-32, jarak lari Thai Son per pertandingan berkisar antara 10,7 hingga 11,4 km, setara dengan pemain di Liga Primer Inggris. Pemain ini tidak kuat dalam mengatur serangan. Tapi itu adalah tugas Tuan Anh; Thai Son perlu membawa energi ke lini tengah.

Memang, Nguyen Thai Son tampil mengesankan. Ia secara konsisten merebut bola dan hadir di area-area kunci untuk menggagalkan serangan balik Suriah. Kemampuan Thai Son untuk meng कवर seluruh lapangan memungkinkan rekan-rekan seniornya seperti Quang Hai dan Tuan Anh untuk lebih fokus pada kreativitas dan serangan.

Tuan Anh dan Thai Son membentuk duet lini tengah yang lebih seimbang. Gelandang kelahiran 2003 ini masih memiliki banyak kekurangan dan jalan panjang untuk berkembang, tetapi ia adalah penemuan baru, menunjukkan perspektif berbeda tentang pemain dari pelatih Troussier.

Lawan tidak bermain dengan potensi penuh mereka.

Pelatih Hector Cuper mengakui setelah pertandingan bahwa tim Vietnam bermain lebih baik daripada tim Suriah. Ini bukan sekadar pernyataan sopan dari pelatih terkenal ini. Tim Suriah memang benar-benar bermain buruk dibandingkan dengan kemampuan mereka.

Alasan Transformasi Vietnam: Kembalinya Cong Phuong, Pendatang Baru U23 Menorehkan Prestasi - 3

Tim Suriah tampil di bawah ekspektasi.

Berperingkat ke-90 di dunia , tim Suriah tidak mampu mengendalikan pertandingan melawan Vietnam. Baru pada 10 menit terakhir, ketika Vietnam menurunkan lebih banyak pemain cadangan dan pemain muda berbakat, permainan membaik bagi tim tamu.

Absennya Omar Khirbin secara signifikan melemahkan serangan Suriah. Dengan para pemain bertahan Vietnam dengan mudah menghentikan Alaa Dali, Yasin, dan Aiesh, lini tengah dan penyerang Suriah mampu maju dan menekan tim Suriah. Demikian pula, pemain seperti Al Mawas, Kamel, dan Anez hanya mampu memenangkan beberapa duel satu lawan satu. Selebihnya, mereka dengan mudah dikalahkan oleh tim Vietnam.

Mai Phuong


Bermanfaat

Emosi

Kreatif

Unik



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Mengirimkan cinta

Mengirimkan cinta

Selamat Hari Reunifikasi

Selamat Hari Reunifikasi

Susu Beras

Susu Beras