Isaac – Dewa laki-laki bercerita dengan matanya
Isaac selalu menjadi "national crush" sejati. Dari 365 hingga karier solonya, ia mempertahankan performanya dengan gaya penampilan yang bermartabat, berpengalaman, dan mendalam. Namun, yang membuat penggemar terpukau adalah tatapan matanya – di mana Isaac menceritakan kisah musikal tanpa kata, dengan setiap tatapan lambat dan setiap langkah berirama di atas panggung.
Mungkin di panggung lain, Isaac adalah seorang pria sejati. Namun kali ini, penonton sangat penasaran: Akankah ia bertransformasi menjadi panggung yang lebih "eksplosif" dan lebih intens, atau akankah ia mempertahankan romantismenya? Seorang "Isaac sinematik" - itulah yang paling dinantikan penggemar saat ini.

Erik – Ketika suara dapat menceritakan tentang cinta yang belum selesai
Bukan kebetulan Erik selalu berada di puncak tangga lagu V-pop selama bertahun-tahun. Namun, di balik setiap juta penayangannya, ada satu hal yang tak pernah berubah: Erik selalu bernyanyi sepenuh hati. Entah itu lagu After all , Having all but lacking you , atau Running back to cry with you , Erik selalu membuat penonton "memecahkan suasana" dengan caranya sendiri: menyentuh rasa sakit dan membuat orang-orang melihat keindahannya.
Dengan selera musik yang halus dan gaya penampilan yang memikat, Erik senantiasa memperbarui citranya. Erik selalu diapresiasi atas penampilan panggungnya dan kemampuannya membawa penonton dari "satu puncak emosi ke puncak emosi lainnya". Di konser ini, penonton bertanya-tanya: Akankah Erik terus "membawa hati penonton dalam perjalanan ke tempat yang jauh", atau akankah ia dikejutkan dengan citra baru yang penuh kejutan?

AP Army – Anak laki-laki yang memilih berbicara dengan melodi
Tanpa kebisingan, tanpa gimmick – Quan AP adalah "zona aman" emosional bagi banyak anak muda. Suara seraknya yang khas, lirik yang sederhana, dan penampilan yang tulus – semua menjadikan musiknya seperti teman yang tenang, namun selalu ada saat dibutuhkan.
Di tengah panggung yang gemerlap, Quan AP memilih untuk tampil dengan tenang – dan meninggalkan kesan yang mendalam. Seorang penggemar berkata, "Mendengarkan Quan bernyanyi seperti mendengarkan buku harianmu sendiri". Dan mungkin, di malam musik besar mendatang, Quan sendirilah yang akan menghadirkan "keheningan yang berharga" , agar penonton dapat benar-benar menenangkan diri dan mendengarkan diri mereka sendiri.

Tiga seniman, tiga gaya, tiga cara untuk menjangkau penonton – semuanya akan berkumpul di malam musik bertema "Melepaskan Sumber Warisan - Melangkah Teguh ke Era Baru" yang akan berlangsung pada 9 Agustus di T&T City Millennia. Acara ini dibiayai oleh T&T Group dengan sistem panggung luar ruangan berskala besar, teknologi pertunjukan modern; terutama duet 1.150 drone yang tampil untuk pertama kalinya di Asia Tenggara.
Pada acara tersebut, T&T Group juga membuka dua proyek yang mengesankan: Millennia Journey Walking Street, yang terinspirasi oleh perjalanan Marco Polo untuk menjelajahi Timur, dan River of Light - Sungai teknologi modern.
Secara khusus, seluruh program akan terbuka untuk umum dan sepenuhnya gratis bagi penduduk dan pengunjung.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/dai-do-thi-tt-city-millennia-san-sang-don-bo-ba-issac-erik-quan-ap-post806593.html
Komentar (0)