Real Madrid mengalami kekacauan internal karena Xabi Alonso. |
Krisis internal di Real Madrid kembali meletus karena sejumlah pemain dikabarkan tidak lagi ingin bekerja sama dengan pelatih Xabi Alonso. Menurut media Spanyol, ruang ganti Real Madrid jelas terbagi menjadi dua kubu: mereka yang menentang Alonso dan mereka yang masih mendukungnya.
Meskipun Real Madrid masih memimpin La Liga, rentetan tiga pertandingan tanpa kemenangan mereka baru-baru ini telah mengungkap banyak masalah yang masih membara di dalam tim. Banyak pemain yang menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap pendekatan "handling" Alonso, yang melibatkan penerapan aturan ketat dan mengharuskan pemain untuk terus berjuang mempertahankan posisi inti mereka.
Daftar pemain yang tidak puas termasuk Vinicius Jr., Fede Valverde, Rodrygo, Brahim Diaz, Endrick, dan Ferland Mendy. Vinicius adalah yang paling vokal dalam menentangnya. Bintang Brasil itu pernah berteriak "Saya meninggalkan tim ini" ketika digantikan di El Clasico, lalu mengunggah permintaan maaf di media sosial tanpa menyebut nama Alonso. Ia juga tidak ingin memperbarui kontraknya, meskipun Real Madrid menawarkan kenaikan gaji.
Valverde dipindahkan ke bek kanan karena absennya Carvajal dan Alexander-Arnold, dengan Rodrygo dan Brahim selalu berada di bangku cadangan. Endrick, bintang muda Brasil yang gemilang, baru bermain satu pertandingan musim ini dan tidak masuk dalam rencana.
Di sisi lain, Alonso masih memiliki sekelompok pemain yang memercayainya, termasuk Thibaut Courtois, Arda Guler, Kylian Mbappe, dan dua rekrutan baru, Dean Huijsen dan Alvaro Carreras. Faktor-faktor inilah yang membantu ahli strategi berusia 43 tahun ini mempertahankan reputasinya di ruang ganti.
Real Madrid akan memasuki pertandingan Fase Liga Champions dengan Olympiacos pada tanggal 27 November dengan tujuan untuk meredakan tekanan, tetapi dengan klub yang masih terpecah, masa depan Xabi Alonso di Bernabeu pasti akan tetap menjadi subjek perdebatan.
Sumber: https://znews.vn/danh-tinh-dan-sao-bat-man-voi-hlv-xabi-alonso-post1605916.html






Komentar (0)